Ekspor Benih Lobster Jadi Lahan Pencari Rente Di KKP

Ekspor Benih Lobster Jadi Lahan Pencari Rente Di KKP
Ilustrasi benih lobster (Foto: istimewa)

IDTODAY.CO – Keputusan Kementerian Kelautan Dan Perikanan (KKP) yang memberikan izin terkait ekspor benih lobster mendapat sorotan dari berbagai pihak. Pasalnya, beberapa perusahaan yang mendapatkan izin untuk melakukan ekspor tersebut merupakan perusahaan milik politisi Gerindra yang merupakan partai Edhy Prabowo berasal.

Demikian juga, yang menjadi sorotan tajam dari ekspor benih lobster tersebut lantaran hanya menguntungkan perusahaan eksportir dan tidak memberikan kesejahteraan terhadap para nelayan.

Bacaan Lainnya

Koordinator Persatuan Nelayan Nasional, Hadi Suprapto mengatakan, “Bisnis benih lobster telah membuat Kementerian KKP menjadi ladang rente para kader Gerindra. Membuat Gerindra jadi ‘Gel‌indra’ (Gerakan Lobters Indonesia Raya),” sindirnya sebagaimana dikutip dari Rmol.id, Selasa (7/7).

Lebih lanjut, Hadi mempertanyakan terkait kemudahan yang diperoleh para kader Gerindra untuk ikut menikmati sebagai bagian dari eksportir benih lobster.

Menurutnya, pemberian kuota terhadap kader Gerindra tersebut merupakan bentuk nepotisme dan kolusi yang terjadi antara Gerindra dan KKP.

Lebih jauh, Hadi menyoroti Prabowo yang seakan acuh tak acuh terhadap kebijakan kadernya di KKP. Menurutnya, fakta tersebut sangat tidak sesuai dengan pernyataan tegas Prabowo terkait pemberantasan korupsi yang banyak merugikan rakyat dari berbagai sumber alam Indonesia.

“Bohong besar kalau nantinya ekspor benih lobster memberikan kesejahteraan kepada nelayan lobster. Karena kenyataannya harga beli benih lobster sangat murah oleh para pencari rente di Kementerian KKP,” ucap Hadi.

“Tidak bisa kami bayangkan jika waktu itu Prabowo Subianto terpilih sebagai presiden. Maka semua departemen akan jadi bisnis rente bagi antek-antek Prabowo Subianto, untungnya Jokowi yang kepilih lagi,” sambungnya.

Sementara itu, Hadi menilai presiden Jokowi patut menjadi contoh karena tidak ada satupun dari keluarganya yang dapat kemudahan akses untuk melakukan bisnis yang diuntungkan dari kebijakannya sebagai presiden.

Menurut Hadi, Jokowi jadi contoh tidak ada satu pun keluarganya yang mendapatkan kemudahan berbisnis dadakan dari kebijakan-kebijakannya.[rmol/brz/nu]

Pos terkait