Harga Cabai Rawit Merah Melonjak Berkali Lipat, Emak-emak Keluhkan Persediaan

  • Whatsapp
Harga Cabai Rawit Merah Melonjak Berkali Lipat, Emak-emak Keluhkan Persediaan
Ilustrasi cabai rawit. (Foto: SHUTTERSTOCK/ADIE.FOODTOGRAPHY)

IDTODAY.CO – Harga cabai rawit merah yang kini mencapai lebih dari Rp 100.000 per kilogram menjadi problem tersendiri bagi kaum Ibu selaku pengelola keuangan rumah tangga.

Mereka mengeluhkan harga cabai rawit merah yang melambung tinggi di sejumlah wilayah. Pasalnya, harga tersebut akan berpengaruh pada komoditas kebutuhan rumah tangga lainnya.

Baca Juga: Sering Menyampaikan Ceramah Bernuansa Politik, Ustadz Ini Diusir Jemaah Saat Tausiyah

Anggun (27), warga Bekasi ini mengatakan dirinya terkejut saat mengetahui cabai rawit merah sudah seharga Rp 170.000 per kilogram di Pasar Baru Bekasi Timur, tempat ia biasa membeli bahan pangan.

“Kemarin Kamis sempat beli, dan itu enggak bisa di tawar sama sekali. Beli Rp 10.000 isinya cuma 7-10 biji,” ujarnya sebagaimana dikutip dari Kompas.com, Sabtu (13/3/2021).

Baca Juga:  Tidak Boleh Menolak, Presiden Jokowi Harus Cepat Lockdown Kawasan Industri

Anggun kemudian menyampaikan pendapat dari para penjual di pasar bahwa kenaikan harga cabai rawit ini dikarenakan musim hujan yang membuat banyak gagal panen. Alhasil harga naik karena pasokan di pasaran tak bisa memenuhi tingginya permintaan.

Baca Juga: Bos Cat Avian Blak-blakan, Meniti Karir Jadi Crazy Rich Sejak dari Kandang Ayam

“Bahkan, pernah minggu lalu ke pasar dan cabai kosong dong. Enggak ada yang jual. Ada sih beberapa tapi itu cabai yang hampir busuk,” tuturnya.

Anggun mengatakan bahwa komoditas cabai rawit tidak mengalami kenaikan harga sejak awal tahun ini. Menurutnya, normalnya harga cabai rawit merah dikisaran Rp 40.000 per kilogram.

Namun demikian, Anggun menegaskan bahwa dirinya tetap membeli cabe rawit meskipun dengan harga yang cukup melambung tinggi karena sangat gemar dengan masakan pedas.  tentu dia mengurangi jumlah konsumsinya.

Baca Juga:  Pemerintah Tawarkan 6 Proyek Rp 80,84 Triliun Kepada Investor, Ini Rinciannya

“Tetap beli cabai rawit merah, tapi yang tadinya biasa beli sekilo sekarang paling setengah aja. Terus diirit-irit seminggu biar cukup,” urai dia.

Hal yang sama dirasakan pula oleh Riris (45), warga Jakarta Utara ini mengatakan harga cabai rawit merah sudah mencapai Rp 110.000 per kilogram di Pasar Bojong Tarumajaya, tempat ia biasa belanja.

Dia mengatakan, biasanya beli cabai rawit merah secara ketengan Rp 5.000, namun kini hal itu tak bisa lagi karena harga ketengan jadi minimal Rp 10.000.

“Tadinya diketeng 5.000 sekarang enggak dapat, paling sedikit Rp 10.000 itu se-ons kurang,” ungkapnya.

Riris mengatakan, sebelum kenaikan dari tadi,  Rp 10.000-Rp 12.000 sudah cukup untuk mendapatkan seperempat kilogram cabe rawit merah. Karenanya, mau tidak mau dia harus pintar-pintar menyiasati harga cabe rawit merah yang melambung tinggi dengan cara mencampur dengan cabe rawit hijau yang harganya relatif lebih murah.

Baca Juga:  Ekonom: Umumkan Darurat Corona kunci Jokowi Selamatkan Ekonomi Indonesia

Kenaikan harga cabai rawit merah paling terasa sejak jelang Imlek. Sekarang haragnya udah kayak daging sapi. Makannya orang-orang bilang mending makan daging daripada makan cabai,” Urainya.

Baca Juga: Lakukan Ritual Menyimpang, Para Pengikut Aliran Hakekok Balakusta Diamankan Polisi

Pos terkait