Penggabungan 3 Bank Syariah BUMN Akan Membuat RI Punya Kekuatan Ekonomi Baru

Erick Thohir
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir (kanan) dan Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin berjalan keluar dari pintu belakang Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, Rabu (7/7/2020). Kehadiran Menteri Erick untuk berdiskusi terkait Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). ANTARA FOTO/Adam Bariq/app/aww. (FOTO: ANTARAADAM BARIQ)

IDTODAY CO – Pemerintah menegaskan bahwa Indonesia memiliki potensi yang besar untuk memaksimalkan ekonomi syariah di masa depan. Maka dari itu, untuk memaksimalkan potensi tersebut, harus ada institusi keuangan syariah yang besar.

Dikutip dari viva.co.id (15/10/2020), Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan bahwa penggabungan atau merger bank syariah BUMN adalah sebuah amanah yang harus segera direalisasikan. Sehingga manfaatnya bisa cepat dirasakan bagi banyak pihak.

Bacaan Lainnya

“Ini adalah amanah yang akan membuka kesempatan lebih luas bagi kita semua untuk berguna sebanyak-banyaknya,” kata Erick Thohir dalam keterangannya dikutip Kamis 15 Oktober 2020.

Erick berpesan agar pegawai bank syariah bekerja bersama-sama dengan berlandaskan prinsip-prinsip syariah Yaitu amanah, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif (AKIDAH). Menurutnya, prinsip itu bisa dijadikan pilar keuangan baru yang jadi kekuatan ekonomi nasional.

Erick mengatakan, sebagai negara yang memiliki populasi umat Muslim terbesar di dunia, sudah seharusnya Indonesia memiliki bank syariah yang kuat. Diharapkan dengan adanya rencana merger ini, Indonesia akan jadi pusat ekonomi dan keuangan syariah dunia.

“Kita harus bersatu bahu-membahu ta’awun dan saling menguatkan,” katanya.

Langkah menyatukan tiga bank syariah ini akan menjadi tonggak sejarah semua pihak. Erick mengatakan, Indonesia akan memiliki bank syariah terbesar yang bisa memberikan sistem keuangan berkeadilan untuk umat.

Menurut Erick, dengan sistem keadilan dan transparannya, bank syariah telah bertahan di tengah pandemi COVID-19. Bahkan mampu menorehkan kinerja yang positif.

Maka dari itu, sistem ini diyakini akan menjadi pilar kekuatan baru ekonomi nasional. “Kita harus bangkit,” lanjut Menteri BUMN Erick Thohir[viva.co.id/aks/nu]

Pos terkait