Jozeph Paul Zang Singgung Umat Islam, PMKRI Minta Polri Segera Tangkap Pelaku

  • Whatsapp
Benidiktus Papa
Ketua Umum PP PMKRI Benidiktus Papa/RMOL

IDTODAY.CO – Sejak kemarin publik Indonesia digaduhkan dengan pernyataan kontroversial Jozeph Paul Zhang yang mengaku nabi ke 26. Bahkan dalam tayangan channel Youube pribadinya, Jozeph mengucapkan berbagai pernyataan yang menista agama Islam.

Merepons hal itu Ketua Umum PP Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP PMKRI) Benidiktus Papa mendesak Kepolisian RI segera melakukan tindakan terhadap bersangkutan.

Kata aktivis yang karib disapa Beny ini, apa yang telah dilakukan oleh Josep Paul Zang sangat berbahaya karena dapat merusak persatuan bangsa.

“Apa yang dilakukan Jozeph Paul Zhang ini adalah merusak persatuan bangsa yang telah dipupuk sampai hari ini,” demikian kata Beni kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (19/4).

Baca Juga:  Viral, Terjadi Pemukulan 3 Polisi di Polres Padang Pariaman, Ada Yang Masuk Rumah Sakit

Lebih lanjut Beni menegaskan, di bumi Indonesia tidak ada tempat bagi mereka yang kerap melakukan aksi saling menghujat. Termasuk memojokkan pihak lainnya.

“Saya atas nama PMKRI meminta kepada Kepolisian RI untuk segera menangkap orang ini. Jangan kita biarkan negara ini dirusak oleh pribadi-pribadi yang intoleran,” tandas Beny.

Selain itu, berkaca dari apa yang dilakukan oleh Jozep, PMKRI meminta polisi mengerahkan timnya untuk memantau seluruh aktivitas media sosial.

Dengan cara itu, Beny menginginkan tidak ada lagi pihak yang menyalahgunakan media sosial untuk merusak persatuan bangsa.

“Kami juga meminta agar Police Cyber yang ditugaskan untuk memantau media sosial agar memastikan bahwa tidak ada penyalagunaan penggunaan media,” pungkasnya.

Baca Juga:  Eks Pimpinan KPK: Tuntutan Ringan Peneror Novel Baswedan Tidak Masuk Akal

Baca Juga: Ditunggu-tunggu Masyarakat, Presiden Jokowi Jangan Ragu Rombak Kabinetnya

Sumber: rmol.id

Pos terkait

Tulis Komentar Anda di Sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.