Unik, Taqy Malik Desain Kantor Ala Drama Korea dan Semua Karyawan Wajib Salat Dhuha dan Baca Al-Waqia

Taqy Malik dan Istrinya/IST

IDTODAY.CO – Taqy Malik membuka kantor untuk bisnis Saffron To Go di Jakarta Selatan. Uniknya, dia mendesain kantor barunya tersebut dengan suasana Islami sesuai dengan basicnya sebagai seorang santri.

Taqy Malikmemiliki komitmen untuk membuat suasana serahkan ke kondusif dengan menyelaraskan antara bekerja secara giat dan beribadah dengan taat. Karenanya, dia mewajibkan diri dan karyawannya sholat Dhuha dan membaca surah Al-Waqiah bersama-sama.

“Tetapi bedanya, karena basic saya santri, di kantor itu harus tercipta lingkungan kondusif dan spiritualnya timbul. Kayak kita sebelum kerja setiap pagi baca Al-Waqiah bareng-bareng, setelah itu salat Dhuha,” kata Taqy saat ditemui baru-baru ini sebagaimana dikutip dari viva.co.id (15/3/2021).

Baca Juga: Perumahan Para ‘Sultan’ Yang Hakiki, Hampir Semua Penghuni Parkir Pesawat Pribadi

Taqy mengaku hal itu memang awalnya dipaksakan. Namun ia percaya, lama-kelamaan kebiasaan baik itu akan tertanam dan selalu diterapkan para karyawannya.

“Awalnya emang harus dipaksa tapi lama-lama akan terbiasa, seluruh tim di sini mau sedang rapat kalau ada azan tinggalin langsung ke masjid,” urainya..

Taqy mengaku membuka kantor untuk usahanya, merupakan impian sejak lama. Sebab selama ini Taqychan Saffron dikendalikan dari rumah. Taqy juga tak ingin sembarang menata konsep kantornya.

“Dengan adanya kantor tuh jadi ada wujud hasil kerja selama dua tahun, reward untuk pekerja Taqychan Saffron,” ucapnya.

Lalu Taqy menjelaskan bisnis yang dijalankan olehnya, yakni Safron. Saffron merupakan rempah berbentuk benang halus dan tipis berwarna merah yang berasal dari bunga Crocus sativus.

Saffron termasuk salah satu rempah termahal di dunia karena cara penanaman dan pemanenannya yang rumit, serta membutuhkan teknik khusus. Selain itu, dibutuhkan 150 bunga untuk memproduksi 1 gram benang saffron.

Demikian juga, Taqy berkeinginan untuk membuat para karyawannya betah berada di kantor. Karenanya, dia merancang kantor tersebut hasil mencontek salah satu drama Korea Selatan, Start Up.

“Iya series Start Up memang bikin saya terinspirasi buat berbisnis yaa. Aku mau bikin mereka betah, dan saking enaknya mereka tuh rajin lembur, ketagihan di sini nongkrong, minum kopi, pengen di sini lama-lama,” ujarnya.

Baca Juga: Ternyata, Sejarah Korupsi Selalu Menghiasi Setiap Peradaban Sejak Islam Belum Datang

Pos terkait