Akhirnya, Masjid Berusia 150 di Arab Saudi Bisa Kembali Ditempati

  • Whatsapp
Akhirnya, Masjid Berusia 150 di Arab Saudi Bisa Kembali Ditempati
Masjid Al Mansaf, Arab Saudi/mycity.co.id

IDTODAY.CO – Masjid Al Mansaf di Arab Saudi sudah bisa kembali menerima jamaah setelah selesai direnovasi beberapa waktu lalu.

Masjid yang sudah berusia 150 tahun tersebut terletak di Kegubernuran Al-Zulfi, yang berada di 260 km timur laut Riyadh. Masjid ini merupakan salah satu warisan tertua di kawasan tersebut.

Bacaan Lainnya
Baca Juga:  Lanjutkan Perjuangan, Al-Qaidah Angkat Pemimpin Baru

Dirangkum dari detikcom, Rabu (21/4/2021) Masjid Al Mansaf sudah kembali menerima jamaah saja Senin lalu setelah selesai direnovasi secara menyeluruh.

Baca Juga: Subhanallah, Mantan Musisi Jadi Mualaf Setelah Temukan Islam Dalam Kitab Weda Hindu

Masjid ini terletak di tengah desa tua, 38 km barat laut Al-Zulfi dan 272 km di utara Riyadh. Masjid dibangun kembali dari bata tanah liat dan semen. Lalu atapnya dibangun dari tamariska dan pelepah palem.

Baca Juga:  Santriwati Asal Madura Nikahi Pria Arab Tajir: Kalau Lagi Bosan, Dipaksa Habiskan Uang di Mal

Ini adalah bagian dari Proyek Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman untuk Renovasi Masjid Bersejarah di Kerajaan. Dalam proyek renovasi ini, 30 masjid di 10 wilayah akan direstorasi dan direnovasi.

Sepanjang sejarah, Masjid Al Mansaf menjadi sorotan karena lokasinya yang strategis. Masjid ini terletak di daerah persinggahan antara utara Arab Saudi dan negara-negara Teluk Arab.

Bukan itu saja, masjid dengan gaya bangunannya Najdi tersebut selain unik juga digunakan sebagai cagar budaya dan keilmuan bagi warga kawasan Al Zulfi. Tentu, hal tersebut diluar fungsi utamanya tetap sebagai tempat peribadatan.

Baca Juga:  Miris, Ingin Belikan Anak Kado Ultah, Bapak Ini Rela Jual Becak Satu-satunya

Baca Juga: Potret Ibu Hebat, Meski Punya Anak Jadi Bupati 2 Periode, Ibu Ini Tetap Tinggal di Kampung Jual sayur dan Tidak Mau Hidup Mewah

Masjid dibangun pada akhir abad ke-13 Hijriah. Sheikh Ali Jarallah Ibn Ghazi dan sekelompok keluarga membangun masjid di Kegubernuran Al-Zulfi dengan luas total sekitar 337 meter persegi dan menampung sekitar 87 jemaah sebelum direnovasi.

Baca Juga:  Iran: Kebijakan Amerika Serikat Sangat Mengerikan Bagi Perdamaian Internasional

Masjid tersebut memiliki 2 pintu masuk utama yang berisi tempat hunian, ruang salat, dan tempat peristirahatan dengan toilet pun terpisah.

Saat ini masjid tersebut bisa menampung 150 orang jemaah berkat renovasi yang dilakukan sesuai rencana.

Kini bangunan tersebut telah terbagi-bagi menjadi beberapa bagian. Yakni, ruangan masjid terdiri dari ruang salat, Al-Sarha (halaman), tempat salat wanita, toilet, dan tempat wudhu untuk pria dan wanita, dan depot.

Baca Juga:  Sungguh Mulia, Ibu Ini Korbankan Rp2,2 Miliar Bangun Jembatan Di Depan Sekolah Anak

Baca Juga: Kisah Pilu Penjual Remote Keliling, Turun Naik Bukit Di Usia Senja Dengan Penghasilan Seadanya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.