Di AS Kini Mencapai 102.396 Orang Terinfeksi, Jadi Pusat Wabah COVID-19 Dunia

AS Kini Pusat Wabah COVID-19 Dunia
Foto: Reuter

Wabah atau pandemi virus corona baru, COVID-19, di Amerika Serikat (AS) semakin genting setelah jumlah kasus infeksi menembus angka 102.396 orang pada Sabtu (28/3/2020) WIB. Angka kasus ini menjadikan Amerika menjadi pusat wabah virus corona dunia.

Angka hitungan worldometers.info menunjukkan Amerika memiliki 102.396 kasus infeksi setelah ada tambahan 16.961 kasus baru. Jumlah korban meninggal 1.607 orang setelah ada tambahan 312 kematian baru. Jumlah pasien yang disembuhkan 2.471 orang.

Baca Juga:  Langgar Kesepakatan Nuklir 2015, Parlemen Iran Siapkan RUU Pengayaan Uranium

Sedangkan data versi Johns Hopkins University, Amerika memiliki 100.717 kasus infeksi COVID-19.

Angka kasus di Amerika jauh melampui jumlah kasus di Italia 86.948 orang dan China 81.340 orang. Di Italia tercatat ada 9.134 kematian dan 10.950 pasien disembuhkan. Sedangkan di China tercatat 3.292 kematian dan 74.688 pasien disembuhkan.

Presiden AS Donald Trump telah menyatakan Amerika darurat COVID-19. Sebagai responsnya, dia telah menandatangani perintah eksekutif yang mengizinkan pemanggilan hingga 1 juta tentara cadangan dari Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara dan Penjaga Pantai (Coast Guard) untuk membantu penanganan darurat virus corona.

Baca Juga:  Corona Belum Usai, Kini China Diterjang Bencana Longsor

Menteri Pertahanan dan Menteri Keamanan Dalam Negeri—yang bertanggung jawab atas unit Penjaga Pantai yang tidak berada di bawah Angkatan Laut—sekarang berwenang untuk memerintahkan anggota individu dan unit dari Ready Reserve berdasarkan yurisdiksi mereka.”Untuk tugas aktif tidak melebihi 24 bulan berturut-turut,” bunyi perintah eksekutif yang ditandatangani Trump Jumat malam, seperti dikutip Russia Today.

“Jumlah pasukan cadangan yang dimobilisasi adalah tidak melebihi 1.000.000 anggota yang bertugas aktif pada satu waktu,” lanjut perintah eksekutif Trump.

Baca Juga:  Arab Saudi Emang Kebangetan, Orang Miskin Aja Punya Mobil dan Dapat Bansos Rp1 Juta Seminggu 2 Kali

“Pentagon dan Homeland Security (Keamanan Dalam Negeri) diharapkan untuk memastikan konsultasi yang tepat dilakukan dengan pejabat negara terkait tentang penggunaan (personel) cadangan Garda Nasional yang diaktifkan berdasarkan perintah ini.”

Sumber: sindonews.com