Imam Masjid Al-Aqsa Cela Kebijakan Israel Persulit Umat Lakukan Sholat

Imam Masjid Al-Aqsa Cela Kebijakan Israel Persulit Umat Lakukan Sholat
Dome of the Rock, yang berada di kompleks yang sama dengan Masjid Al-Aqsa di Jerusalem.(Foto: THOMAS COEX / AFP)

IDTODAY.CO – Polisi Israel hanya mengizinkan sedikit orang untuk mencapai Masjid Al-Aqsa setelah pemeriksaan identitas dan menghentikan semua jamaah Tepi Barat di pos pemeriksaan pintu masuk ke Kota Lama, Yerusalem.

Bahkan, mereka mencegah ratusan umat Islam Palestina di Tepi Barat yang diduduki sampai Masjid Al-Aqsa untuk melakukan sholat jumat selama empat pekan berturut-turut.

Polisi Israel mendirikan pos pemeriksaan di pintu masuk ke Kota Lama saat pagi. Warga Palestina yang dicegah mencapai Masjid Al-Aqsa melakukan sholat Jumat di jalan-jalan dekat Kota Tua.

Baca Juga:  WHO Ajak AS Kerjasama Dalam Menghadapi Ancaman Kembalinya Wabah Virus Ebola

Tak ayal, Perlakuan buruk tersebut mendapatkan celaan dari Imam Masjid Al-Aqsa, Syekh Yusuf Abu Sneina, dalam khotbah Jumat. “Mencegah jamaah berulang kali mencapai masjid. Dalam keadaan apapun tidak diperbolehkan untuk terus mencegah jamaah mencapai masjid untuk melakukan sholat,” kata Abu Sneina, dilansir Middle East Monitor, sebagaimana dikutip dari Republika.co.id, Ahad (22/11).

Polisi Israel melakukan aksinya tersebut dengan memutus komunikasi jemaah dengan Masjid Al-Aqsa dan mencegah mereka mengaksesnya.

Baca Juga:  Fitnah Corona, Pemuda Muslim Dipukuli secara Brutal oleh Kelompok Massa di India

Bahkan, idIn khusus haru dikantongi penduduk Tepi Barat dan Jalur Gaza apabila hendak mencapai Yerusalem untuk shalat di Masjid Al-Aqsa.[republika/brz/nu]