Israel Terus Paksa Warga Palestina Hancurkan Rumahnya Sendiri

Agensi Anadolu/Mostafa Alkharouf
Agensi Anadolu/Mostafa Alkharouf (Foto: Indonesiainside.id)

IDTODAY.CO – Israel terus melanjutkan penghancuran rumah-rumah warga Palestina di Yerusalem Timur, Selasa (2/6) dengan berbagai dalih, misalnya dianggap tidak berizin.

Naim Salih Ferrah, salah satu warga Palestina, dipaksa oleh Israel untuk menghancurkan rumahnya sendiri dengan alasan bahwa itu tidak berlisensi. Naim menghancurkan rumahnya sendiri dengan keluarganya untuk menghindari membayar denda besar jika pasukan Israel yang menghancurkan rumahnya menggunakan buldoser dan kendaraan berat.

Bacaan Lainnya

Aksi pengancuran rumah warga Palestina ini bukan yang pertama. Di wilayah lainnya, Pusat Informasi Palestina mencatat, Israel sejak awal 2019 hingga 2020 telah menghancurkan lebih dari 80 rumah, fasilitas perdagangan dan dinding penahan di kota Jabal Al-Mukabbar, Yerusalem Timur. (Mi/aa)

Warga Palestina, Naim Salih Ferrah, dipaksa oleh Israel untuk menghancurkan rumahnya sendiri dengan alasan bahwa rumahnya tidak berizin, di Beit Hanina, dekat Yerusalem Timur, Selasa (2/6/2020).

Warga Palestina, Naim Salih Ferrah dan isterinya, dipaksa oleh Israel untuk menghancurkan rumahnya sendiri dengan alasan bahwa rumahnya tidak berizin, di Beit Hanina, dekat Yerusalem Timur, Selasa (2/6/2020).

Keluarga Naim Salih Ferrah, warga Palestina, dipaksa oleh Israel untuk menghancurkan rumahnya sendiri dengan alasan bahwa rumahnya tidak berizin, di Beit Hanina, dekat Yerusalem Timur, Selasa (2/6/2020).

Warga Palestina, Naim Salih Ferrah dan isterinya, dipaksa oleh Israel untuk menghancurkan rumahnya sendiri dengan alasan bahwa rumahnya tidak berizin, di Beit Hanina, dekat Yerusalem Timur, Selasa (2/6/2020).

Sumber: indonesiainside.id

Pos terkait