Kasihan, Wang Jianlin Sempat Jadi Orang Terkaya Asia, Kini Diambang Kebangkrutan

Wang Jianlin. Chinese billionaire Wang Jianlin at AMC Empire Theatre in New York (Foto: David Yellen for F

IDTODAY.CO – Wang Jianlin harus merelakan terdepak dari jajaran orang terkaya dunia. Bukan itu saja, dia yang sempat berambisi perusahaannya bisa saingi Walt Disney tersebut harus melihat perusahaannya terlilit utang dan kekayaan tergerus.

Dikutip dari Bloomberg (18/3/21), Wang Jianlin merupakan pemilik dari Dalian Wanda Group. Perusahaan raksasa di bidang real estate yang menguasai banyak hotel, mal, hingga sempat menguasai bisnis jaringan terbesar dunia, AMC Entertainment.

Baca Juga: Berniat Bersihkan Masjid Untuk Salat Jumat, Warga Temukan Potongan Kaki Manusia

Kini, Wang bahkan terlempar dari jajaran 30 orang terkaya di negaranya sendiri. Padahal dulu, Jianlin dinobatkan sebagai orang terkaya di Asia berkat kesuksesannya menginisiasi banyak bisnis di dalam dan luar China.

Entah, kemana Wang yang dulu pernah membeli studio Hollywood Legendary Entertainment, properti mewah di Beverly Hills, sebuah jet pribadi Gulfstream G550, serta menjadi pengembang dari salah satu apartemen pencakar langit di Eropa, One Nine Elms di London.

Wang Jianlin merupakan manusia terkaya Asia pada 2015 silam. Tak tanggung-tanggung kok mati kayaknya mencapai USD 46 miliar atau setara lebih dari Rp 644 triliun. Namun, dalam kurun waktu 6 tahun terakhir kekayaannya sudah tergerus USD 32 miliar atau lebih dari Rp 448 triliun.

Baca Juga: Risma Tantang Mahasiswa Poltekesos Bandung, Ada Apa Sebenarnya?

Penyebab utama karena perusahaannya terlilit utang bisnis yang diperkirakan bernilai USD 56 miliar setara lebih dari Rp 784 triliun. Sebagian besar utang perusahaan kabarnya akan jatuh tempo tahun ini, pengunduran Dolar AS juga sudah membayang-bayangi Jianlin ditagih bulan ini.

Saat ini, Wanda Group harus melepas sahamnya di AMC, perusahaan asal Amerika Serikat pemilik jaringan terbesar dunia. Wang Jianlin menjual 27,9 persen saham Wanda Group di AMC awal Maret lalu, dan sekarang tersisa kurang dari 10 persen saja. Semua itu dilakukan untuk bisa membayar tunggakan hutang yang begitu besar.

Berbagai kerugian yang dialami oleh Wanda group ternyata disebabkan kekisruhan yang diakibatkan adanya Pandemi Covid-19. Banyak anak perusahaan orang tua group yang menderita kerugian hingga puluhan triliun rupiah.

Hal itu disebabkan anak perusahaan Wanda grup banyak bergerak di bidang operator perusahaan hiburan yang saat ini kegiatannya tengah dibatasi oleh pemerintah.

Salah satu anak usaha Grup Wanda yang bergerak di bidang produksi film dan operator bioskop, Wanda Film Holdings melaporkan kerugian bersih tahunan yang diprediksi mencapai USD 1 miliar setara lebih dari Rp 14 triliun.

Baca Juga: Begini Tanggapan BI Soal Video Viral Foto Pahlawan Uang Kertas Di Jadikan Candaan

Pos terkait