Kemenlu Korut: Tuduhan AS Untuk Mencoreng Dan Mengguncang Negara Kami

Presiden AS Donald Trump bertemu dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un di zona demiliterisasi di Panmunjom, tahun lalu/Net
Presiden AS Donald Trump bertemu dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un di zona demiliterisasi di Panmunjom, tahun lalu/Net (Foto: Rmol.id)

IDTODAY.CO – Amerika Serikat sangat gencar menyerang Korea Utara dengan berbagai macam tuduhan yang memper buruk citra mereka di mata dunia.

Namun demikian, dengan tegas menyatakan bahwa mereka tidak terlibat dan tidak memiliki kepentingan apa pun terkait tuduhan tersebut.

Korea Utara menuduh Amerika Serikat (AS) melakukan taktik kotor atas tuduhannya yang mengatakan bahwa Pyongyang  bertanggungjawab atas serangan siber yang berbahaya. Tak ayal, tuduhan tersebut semakin memanaskan permusuhan antara kedua negara.

Baca Juga:  Langgar Kesepakatan Nuklir 2015, Parlemen Iran Siapkan RUU Pengayaan Uranium

Itu adalah yang terakhir dari serangkaian tudingan lainnya, pasca pembicaraan denuklirisasi Presiden AS Donald Trump dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un terhenti pada akhir tahun lalu.

“Kami ingin menjelaskan, negara kami tidak ada hubungannya dengan apa yang Amerika sebut dan bicarakan sebagai ancaman dunia maya,” kata Kementerian Luar Negeri Korea Utara dalam pernyataannya, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (29/5),

Baca Juga:  Klaim Miliki Lembah Sungai Galwan, China Serbu Garis Pertahanan India dengan 10.000 Pasukan Militer

Korea Utara dituduh berada di belakang kampanye pencurian digital yang ambisius selama bertahun-tahun, termasuk menyedot uang tunai dari ATM, mencuri dari bank-bank besar, memeras pengguna komputer di seluruh dunia, dan membajak pertukaran mata uang digital. Tuduhan-tuduhan itu sangat menyakitkan hati Korea Utara.

“Jelas, tujuannya adalah untuk mencoreng citra negara kami dan untuk mengguncang negara kami,” sanggah Kementerian Luar Negeri Korea Utara.[Brz]

Baca Juga:  Dapat Sanksi AS, Turki Perkuat Pertahanan Dengan Helikopter T70 Pakistan