Militer China Mengaku Buntuti Kapal Perang AS yang Transit di Selat Taiwan

Militer China Mengaku Buntuti Kapal Perang AS yang Transit di Selat Taiwan
Ilustrasi kapal perang China. /nytimes

IDTODAY.CO – Angkatan Laut China pada Senin (21/12/2020) mengumumkan keberangkatan Kelompok tempur yang dipimpin oleh kapal induk terbaru China , Shandong, sedang dalam perjalanan untuk melakukan latihan perang rutin di Laut China Selatan .

Kelompok tempur kapal induk tersebut telah berlayar melalui Selat Taiwan. Hebohnya, Pengumuman tersebut muncul sehari setelah Taiwan mengerahkan enam kapal perang dan delapan pesawat Angkatan Udara untuk memantau gerak-gerik rombongan kapal induk Beijing tersebut.

Bacaan Lainnya

Meskipun ini bukan pertama kalinya kapal induk China lewat dekat Taiwan, itu terjadi pada saat ketegangan yang meningkat antara Taipei dan Beijing. China sampai saat ini mengklaim pulau yang sudah memerintah sendiri secara demokratis itu sebagai wilayahnya.

Kelompok kapal induk Shandong berlayar melalui Selat Taiwan sehari setelah kapal perang Amerika Serikat (AS) transit di jalur air yang sama. Militer China mengaku telah membuntuti kapal perang AS tersebut.

Angkatan Laut China mengatakan Shandong dan kapal-kapal yang menyertainya telah dengan lancar melintasi Selat Taiwan yang sensitif dan sempit kemarin, menuju latihan di Laut China Selatan, di mana China memiliki keuntungan teritorial yang luas dan disengketakan.

“Latihan tersebut adalah bagian dari pengaturan normal yang dibuat sesuai dengan rencana tahunan,” katanya, seperti dikutip Reuters sebagaimana dikutip dari Sindonews (23/12)

 “Ke depan, kami akan terus mengatur operasi serupa berdasarkan kebutuhan pelatihan.” Imbuhnya.[sindonews/brz/nu]

Pos terkait