Pelajari Alquran dan Terima Pesan Dari Ibunda, Seorang Pendeta Jadi Mualaf

  • Whatsapp
Pelajari Alquran dan Terima Pesan Dari Ibunda, Seorang Pendeta Jadi Mualaf
Mualaf (ilustrasi)/Foto: Onislam.net

IDTODAY.CO – Sidney, bukan nama sebenarnya merupakan seorang pendeta yang justru menemukan Hidayah Islam setelah mendalami Alquran dan membaca pesan dari ibundanya.

Padahal, Sidney merupakan keluarga Kristen taat. Bahkan, ayahnya seorang pendeta dan ibunya seorang penyanyi.

Baca Juga: Sungguh Mulia, Ibu Ini Korbankan Rp2,2 Miliar Bangun Jembatan Di Depan Sekolah Anak

Sidney mendapatkan pendidikan Kristen sejak mulai belia. Dia selalu diajarkan tentang kisah para nabi oleh ayahnya sendiri. Termasuk diantaranya, kisah Abraham dan putra-putranya hingga kisah Nuh dan bahtera. Juga kisah Musa dengan keberaniannya yang luar biasa.

Sidney, bahkan ketika menginjak dewasa dia ingin mengikuti jejak ayahnya sebagai pendeta. Bukan itu saja, dia menginginkan untuk membangun komunitas sendiri dari para jemaat binaannya. Sejak itu, Sidney mulai mendalami ilmu untuk melayani Tuhan.

“Jadi, saya dedikasikan tujuan ini,”kata dia dilansir laman Muslim Convert Stories, Rabu (5/5).

Awal kisah keislamannya bermula ketika ibunya mulai membaca Alquran karena dia ingin menulis artikel tentang haji. Ibunya berkomunikasi dengan seorang Muslim untuk mencari informasi terkait hal tersebut.

Baca Juga:  Presiden dan Ibu Negara Positif Covid-19, di Luar Warga Bentrok dengan Polisi

“Dia mulai mempelajari Islam secara menyeluruh,”kenang Sidney

Dan ternyata, ibunya justru menjadi seorang mualaf. Hal tersebut semakin mengukuhkan niat Sidney untuk mendalami ajaran Kristen secara menyeluruh demi mengembalikan keimanan sang ibu.

“Saya berusaha keras agar dia kembali,”kata dia.

Akan tetapi tekadnya tersebut justru membuat dia merasa bingung tentang keputusannya untuk mendalami ajaran Kristen. Hingga akhirnya, Sidney memutuskan untuk bekerja di luar negri sebagai fotografer dan marketing.

Di bandara, Ibunda memeluknya erat-erat dan dia mendoakan Sidney dengan menyebut nama Allah. “Dia memohon perlindungan kepada Allah agar membimbing dan melindungiku dalam perjalanan,” kenang Sidney.

Sidney akhirnya tiba di tempat tujuan, Australia. Ketika membuka koper yang ditunjukkan terdapat sebuah Alquran dan secarik pesan yang diselipkan oleh ibunya.

“Jika kamu ingin memahami dari mana asal Muslim dan jika kamu ingin berdebat, kamu perlu membaca wahyu mereka dan perlu memahami apa yang mereka yakini dan sejarah mereka,” demikian isi pesan itu

Baca Juga:  Yahudi Israel Tangkap Ulama Besar Masjid Al Aqsa Sheikh Ekrima Sabri

Mulailah Sidney membaca Alquran setidaknya satu halaman dalam sehari. Satu halaman segera berubah menjadi dua dan dua menjadi tiga. “Äkhirnya saya menyelesaikan Alquran dari halaman ke halaman,”kata dia.

Baca Juga: Sambut Lailatul Qadar, Arie Untung Kumpulkan Artis-Ulama Khotmil Quran Bareng, Netizen Pertanyakan Aldi Taher

Hal tersebut membuat Sidney menjadi bimbang dengan keyakinannya. Dia mulai meragukan kebenaran Alkitab yang selama ini dia tekuni ketika masih menjadi pendeta.

“Saya merasa dikhianati karena tidak didik seperti layaknya Muslim dengan Alqurannya.  Saya merasa seperti saya tidak benar-benar mengenal Tuhan tetapi pada saat yang sama, saya tahu bahwa Dia ada di samping saya,”kenang dia.

Dalam Alquran, Sidney menemukan hanya ada satu Tuhan yang benar dan bahwa Tuhan ini tidak terlihat di Taurat dan Injil. “Saya pulang ke rumah setelah menyelesaikan Syahadat, hanya ada satu Tuhan yang benar dan Muhammad SAW adalah utusan-Nya,”kata dia.

Baca Juga:  Soal Pandangan Terhadap Islam, Pemerintah Prancis Klaim Sebagai Negara Toleran

Kemudian, Sidney juga rutin mempelajari dan  melaksanakan salat. “Ketika kamu melihat di dalam Alkitab, Musa dan Harun harus mencuci tangan dan kaki mereka sebelum mereka berdoa. Mereka meletakkan dahi mereka ke tanah untuk berdoa kepada Tuhan,”kata dia.

“Tidak peduli siapa kamu, kamu mungkin seorang presiden, kamu mungkin seorang CEO atau kamu mungkin menjadi aktor yang sangat terkenal. Tidak peduli siapa kamu, tetapi dalam posisi itu, kamu sepenuhnya berserah diri dan kamu benar-benar disingkirkan dari segala sesuatu di dunia ini karena hanya kamu dan Pencipta pada saat ini (sholat),”katanya.

Pada Akhirnya, Sydney menyakini kebenaran yang dikatakan Yesus dalam Injil, semua manusia harus berusaha mencari kebenaran sendiri.

“Dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan membebaskanmu,” ucap Sidney.

Baca Juga: Sudah Yatim, Ibu Juga ODGJ, Anak 8 Tahun Bertahan Hidup Dengan Jadi Pemulung

Pos terkait

Tulis Komentar Anda di Sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.