Perumahan Para ‘Sultan’ Yang Hakiki, Hampir Semua Penghuni Parkir Pesawat Pribadi

Perumahan Cameron Airpark Estates di California, hampir semua penghuninya punya pesawat pribadi (Foto: Insider)

IDTODAY.CO – Perumahan Cameron Airpark Estates yang berada tak jauh dari ibu kota California, Sacramento menyajikan pemandangan yang berbeda dari perumahan pada umumnya. Bayangkan saja, setiap penghuni perumahan tersebut hampir semuanya memiliki pesawat kecil yang diparkir di garasi depan rumah mereka.

Lokasi itu merupakan perumahan sekaligus area taman udara, di mana hampir semua pemilik rumah memiliki pesawat pribadi.

Perumahan tersebut dibangun pada 1963 bersama Bandara Cameron Park, lokasi itu kini diisi 124 rumah dengan 20 lahan kosong tersisa. Banyak landasan pacu pesawat terbang di sana yang merupakan peninggalan Perang Dunia II.

Tak tanggung-tanggung, satu rumah yang sedang tawarkan di Cameron Airpark Estates yang saat ini dihargai di Zillow 1,5 juta dolar AS atau sekitar Rp21,6 miliar.

Baca Juga: Ini Dia Jejak “Petualangan” Jack Ma Yang Tiba-tiba “Hilang” Setelah Sebut Sistem Keuangan China Usang

Uniknya lagi, jalan kompleks tersebut dibuat selebar 30 meter sehingga pesawat bisa dikemudikan ke landasan pacu dan digunakan untuk hilir mudik pesawat.

Manajer Bandara Cameron Park, Kevin Cooksy, mengatakan jalan di kompleks bahkan dibuat lebih lebar dari bandara sehingga bisa digunakan bersamaan dengan mobil. Sebagaimana diberitakan Insider dan dikutip dari Inews.id (15/3/2021).

Keunikan lainnya, di kawasan itu rambu-rambu jalan dan kotak surat dibikin pendek yakni kurang 1 meter agar tidak ditabrak sayap pesawat. Warga kompleks itu rata-rata memiliki lisensi terbang.

berbagai fasilitas yang disediakan perumahan tersebut membuat kalangan eksekutif merasa sangat terbantu untuk melakukan kegiatannya sehari-hari. Salah satu contohnya dialami oleh seorang penghuni bernama, Burl Skaggs. Dia mengatakan daerah tersebut yang mampu menampung pendapat kecilnya memberikan waktu yang relatif singkat bagi dirinya untuk pulang pergi bekerja setiap harinya selama 7 tahun terakhir.

Burl Skaggs pindah ke Cameron Airpark Estates dari Bay Area pada 2003. menurutnya harga perumahan tersebut sangat murah bila dibandingkan dengan fasilitas yang diberikan. dia pun bisa pulang pergi ke Polo Alto setiap hari dengan lebih singkat daripada menggunakan jalur darat yang rawan macet.

“Ketimbang berkendara 2,5 atau 3 jam, saya hanya butuh waktu 35 sampai 40 menit dengan pesawat. Sekarang saya sudah tidak bepergian lagi, tapi masih memiliki pesawat untuk sekadar jalan-jalan,” ucapnya.

Baca Juga: Rejeki Nomplok, Cuma Tidur 7 Jam, Mantan Driver Ojol Dapat Rp 230 Juta

Pos terkait