Ahli Wabah UI Prediksi Pandemi Corona di Indonesia Tidak Selesai 2021

Pandu Riono
Epidemiolog Pandu Riono. (Foto: fkm.ui.ac.id)

IDTODAY.CO – Ahli Wabah UI Pandu Riono memprediksi penanganan virus corona masih membutuhkan waktu yang panjang dan belum akan berakhir di tahun 2020.

“Saya perkirakan lima tahun pandemi juga belum selesai. Jangan berharap tahun ini selesai, jangan harap tahun depan selesai,” Pandu dalam webinar bertajuk ‘Menakar Perilaku Masyarakat dalam Beradaptasi dengan Pandemi COVID-19, Sabtu (19/9). Seperti dikutip dari kumparan (19/09/2020).

Bacaan Lainnya

Pandu meminta agar pemerintah melakukan penanganan corona secara terstruktur seperti target testing hingga pelaksanaan isolasi.

Ia tidak ingin pemerintah memberikan penugasan kepada sejumlah pihak tanpa memperhatikan kemampuan yang dimiliki.

“Kita harus akui pelitanya kalau zaman Soeharto, pelitanya itu bagus, terstruktur, pelita tahun pertama, kedua, ketiga. Dalam pandemi juga kayak gitu, dalam bulan ini kita mau ngapain, bulan depan kita mau ngapain. Testing aja tidak terencana jadi tidak ada rencana sama sekali,” ucapnya.

“Jadi nunjuk-nunjuk aja ‘lo ngerjain ini naikkan testing ini’. Jadi enggak ada objektif yang kita mau pakai. Padahal objektivitas jelas kalau mau menangani pandemi begini, kalau mau menangani masalah kematian pada anak seperti ini, mengenai isolasi juga begini,” sambung dia

Ia juga meminta agar Presiden Jokowi tidak hanya memerintahkan bawahannya, melainkan Jokowi harus langsung turun tangan untuk memimpin penanganan pandemi corona.

“Jadi harus dari awal itu yang mimpin adalah presiden. Kita jangan lagi nunjuk siapa pun yang dianggap jago atau superman. Jadi kalau perang tadi panglimanya, panglima tertinggi negara kita harus turun tangan, jangan nyuruh-nyuruh terus,” sebutnya.

Menurut Pandu, pemerintah seharusnya menangani pandemi sesuai dengan kompetensi kementerian dan lembaga yang terkait. Sehingga, virus corona dapat ditangani dengan baik.

“Kita hadapinya dengan sistem manajemen modern. Kita negara yang sudah di abad 21 masih melakukan manajemen tindak ruam, management satu tunjuk bedasarkan kedekatan atau kepercayaan enggak bisa lagi, harus bedasarkan kompetensi,” tandas Pandu.[kumparan/aks/nu]

Pos terkait