APD Tidak Memadai, IDI Ancam Boikot Pasien Corona

IDI Ancam Boikot Pasien Corona
Ilustrasi tenaga medis yang menangangi pasien corona (IST)

IDTODAY.CO – Tenaga kesehatan menjadi elemen terpenting dalam upaya penanggulangan Corona yang terjadi di Indonesia. Mereka dituntut all out dan profesional dalam mengurusi pasien Corona, baik ODP maupun PDP.

Namun, keseriusan para dokter tidak didukung oleh peralatan dan ketersediaan APD yang memadai. Hal itu membuat Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan sejumlah organisasi profesi lain menyampaikan protes kepada pemerintah.

Mereka mengancam mogok dalam menangani pasien Corona. Karena APD bagi para dokter dan pasien merupakan perlindungan vital dari kemungkinan terpapar Corona.

Baca Juga:  Terus Bertambah, Kini Sudah 19 Pasien Meninggal Akibat Virus Corona

“Setiap tenaga kesehatan berisiko untuk tertular Covid-19. Maka, kami meminta terjaminnya Alat Pelindung Diri (APD) yang sesuai untuk setiap tenaga kesehatan,” demikian bunyi surat pernyataan yang diteken Ketua IDI, Daeng M Faqih, sebagaimana dikutip dari Islampos.com (28/3/2020).

“Bila hal ini tidak terpenuhi maka kami meminta kepada anggota profesi kami untuk sementara tidak ikut melakukan perawatan penanganan pasien Covid-19 demi melindungi dan menjaga keselamatan sejawat,” ucap Daeng.

Baca Juga:  Pemerintah Tak Libatkan IDI dalam Pemesanan Obat Avigan dan Klorokuin dari Cina, Dipertanyakan DPR

Daeng menulis, tidak memadainya APD akan sangat berbahaya bagi para tenaga medis. Kemungkinan tertular Corona sangat besar dan bahkan ada diantara mereka yang sudah meninggal dunia.

“Sejawat yang tertular Covid-19, selain akan jatuh sakit, akan berdampak pada terhentinya pelayanan penanganan kepada pasien serta dapat menularkan kepada pasien”. Sementara itu, keberadaan surat tersebut dibenarkan oleh Sekretaris Eksekutif PB IDI Dien bahkan menurutnya, beberapa organisasi profesi lainnya seperti; Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Ikatan Bidan Indonesia, dan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) turut menyetujui. [br]

Baca Juga:  Pakar Unair dr Windhu Purnomo Sebut PSBB Surabaya Raya Tahap Dua Lebih Buruk

Berita ini sudah dibantah oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Baca Di sini: IDI Bantah Ancam Mogok Tangani Pasien Covid-19