Kemenkes Minta Masyarakat Tak Percaya Begitu Saja Klaim Hadi Pranoto

Kemenkes Minta Masyarakat Tak Percaya Begitu Saja Klaim Hadi Pranoto
Hadi Pranoto saat mencoba ramuan herbal yang diklaimnya bisa menyembuhkan Covid-19 (3/8/2020) (Sumber: KOMPASTV/ WULAN)

IDTODAY.CO – Klaim Hadi Pranoto yang menyatakan telah menemukan obat Covid-19 dari ramuan herbal membuat heboh publik tanah air yang memang sedang diresahkan dengan semakin tingginya angka penularan covid 19.

Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Tugas Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan Slamet meminta masyarakat tak asal percaya pada pernyataan tak berdasar itu.

“Lakukan saring sebelum sharing, bersikap kritis dan cari informasi dari sumber yang terpercaya,” kata dia dalam keterangan tertulis, sebagaimana dikutip dari Kompas.com, Senin (3/8/2020)

Baca Juga:  Dirut PD Pasar Jaya Dikabarkan Terpapar Corona, Wagub DKI: Nanti Saya Cek Kepastiannya

Slamet kemudian meminta kepada seluruh figur publik untuk tak asal berbicara tentang Covid-19. Semestinya menurut Slamet, figur publik harus membantu mengedukasi masyarakat agar terhindar dari Covid-19.

“Kepada seluruh pihak, khususnya tokoh publik, kami harap dapat memberikan pencerahan tentang Covid-19 kepada masyarakat dan bukan sebaliknya menimbulkan pro-kontra,” ucap Slamet.

Slamet menegaskan, belum ada satu pun pihak yang menemukan obat yang secara khusus bisa mengobati Covid-19. Pun demikian, saat ini Indonesia bersama World Health Organization (WHO)  sedang mengadakan pengujian klinis terhadap empat alternatif obat terapi kepada pasien Covid-19.

Baca Juga:  Kepala Gugus Tugas Penanganan Covid-19: Juli Diharapkan Rakyat Indonesia Mulai Hidup Normal

Lebih lanjut, Slamet mengatakan, saat ini pasien hanya diberi obat yang mampu meningkatkan imunitas tubuh untuk melawan virus corona yang menginfeksi mereka.

“Seluruh pasien Covid-19 dirawat dengan terapi dan obat yang sifatnya suportif yang bertujuan untuk meningkatkan imunitas tubuh seseorang sehingga bisa melawan virus corona,” pungkas Slamet.[kompas/brz/nu]