Pandemi Covid-19 Menjadi Momentum Bagi Percepatan Transformasi Digital

Pandemi Covid-19 Menjadi Momentum Bagi Percepatan Transformasi Digital
Presiden Joko Widodo (kanan) berbincang dengan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (tengah) dan Menteri Perdangangan Agus Suparmanto dalam pembukaan Rapat Kerja Kementerian Perdagangan Tahun 2020 di Istana Negara, Jakarta, Rabu 4 Maret 2020. Rapat kerja itu mengangkat tema Akselerasi Peningkatan Ekspor dan Penguatan Pasar Dalam Negeri Menuju Indonesia Maju. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

IDTODAY.CO – Pemanfaatan transformasi digital dinilai oleh Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto sebagai salah satu langkah untuk memulihkan ekonomi nasional pasca terdampak Corona.

Pernyataan tersebut disampaikan Airlangga dalam Webinar Nasional dengan tema Strategi Pemerintah Hadapi Ancaman Gelombang Kedua Corona, seperti ditulis Sabtu,(11/7).

Bacaan Lainnya

“Pandemi COVID-19 menjadi momentum bagi percepatan transformasi digital. Hal ini juga bisa menjadi realisasi potensi ekonomi digital Indonesia di tahun 2025 sebesar USD 133 miliar dan di ASEAN tahun 2025 sebesar USD 153 miliar,” kata Menko Airlangga Hartarto sebagaimana dikutip dari Merdeka.com.

Airlangga menegaskan, banyaknya pengguna internet di Indonesia menjadi keuntungan tersendiri bagi pemerintah untuk merealisasikan wacana transformasi digital.  Dengan angka, sekitar 180 juta pengguna internet. Adapun 150 Juta diantaranya merupakan pengguna aktif serta 105 juta di dalamnya adalah pengguna internet yang memanfaatkan layanan online.

“Tujuan transformasi digital ini adalah respon kita terhadap revolusi industri 4.0, lalu sebagai akselarator pemulihan ekonomi nasional, dan penguat fondasi perekonomian untuk mendukung pembangunan berkelanjutan,” ujarnya.

Disamping juga, Airlangga menegaskan bahwa transformasi ekonomi menjadi bagian yang tak terpisahkan. Adapun fokusnya berupa upaya digitalisasi, infrastruktur, pengadaan lapangan kerja, layanan investasi, peningkatan kompetensi, UMKM via platform Digital, Teknologi Keuangan (Fintech) dan energi terbarukan.

“Pandemi Covid-19 mendorong dilakukannya transformasi ekonomi, di mana peran teknologi informasi menjadi sangat penting, di samping upaya percepatan perijinan, penyederhanaan birokrasi serta reformasi regulasi,” tandasnya.[merdeka/brz/nu]

Pos terkait