Baru Mualaf, Ayana Moon dan Adik Berpuasa, Sang Ibu Mulai Pengertian

  • Whatsapp
Ayana Moon dan Adik Berpuasa
Ayana Moon dan Adik Berpuasa (Foto: Instagram.com/xolovelyayana)

Selebgram dan model asal Korea, Ayana Jihye Moon, mengaku puasa tahun ini berbeda dibandingkan puasa tahun sebelumnya. Puasa tahun ini harus dijalani di tengah pandemi Covid-19.

“Ramadhan tahun ini memang susah dibanding Ramadhan tahun lalu. Tapi di Korea sudah aman dari virus corona, jadi kami bisa jalan-jalan keluar, bisa makan di luar, bisa ketemu teman-teman. Alhamdulillah,” ujarnya dalam acara konferensi pers virtual yang dihelat Pocari Sweat #RamadhanMenjaga, beberapa waktu lalu.

Bacaan Lainnya
Baca Juga:  Pesan Menggetarkan Prabowo Subianto di Hari Lebaran

Ayana mengaku sangat senang menjalani puasa tahun ini. Terlebih, adiknya, Aydin Seongwook Moon, yang tahun lalu resmi menjadi mualaf bisa berpuasa bersama dengannya.

“Tahun ini sangat spesial untuk saya, karena bisa berpuasa dengan adik saya, sangat berbeda untuk saya. Karena kalau sendiri, saya sendirian. Kalau ada adik lebih bagus, dia bantu saya, saya juga bisa bantu dia, kami bisa mengaji bersama, bisa belajar bersama, ini sangat berbeda. Sebelumnya di rumah hanya saya yang berpuasa, tahun ini saya berdua adik saya,” ujarnya.

Baca Juga:  Terpikat Surat Al Iklhlas, Mualaf Ku Wie Han: Luar Biasa

Ayana dan adiknya kini berpuasa, ibunya pun menjadi lebih pengertian. Ayana mengungkapkan, dulu ibunya makan di depannya saat ia berpuasa.

“Jadi ibu makan di luar rumah,” ujarnya.

Saat puasa, Ayana berusaha menjaga asupan nutrisi dan cairan. Ia menghindari konsumsi junk food. Namun, ia akan makan apa yang sedang diinginkan dengan catatan makan itu harus sehat. Terkadang ia mengonsumsi makanan Indonesia. Mulai dari ceker, bubur ayam, cumi cabai hijau, dan ayam penyet.

Baca Juga:  MUI Ajak Umat Gaungkan #SemestaBertakbir

Untuk minuman, Ayana mengonsumsi minuman isotokin saat sahur dan berbuka. Menurutnya, menjaga cairan dalam tubuh sangat penting.

Saat sahur, Ayana berusaha mencukupi kebutuhan cairan agar puasa berjalan lancar. Saat berbuka, ia pun turut memenuhi asupan cairan tubuhnya untuk mengembalikan cairna tubuh yang hilang.

Dulu kalau sahur atau buka, Ayana suka mengonsumsi soda, namun perutnya langsung tidak enak, seperti tidak bisa dicerna. Sementara itu, saat minum isotonik, ia merasa perutnya nyaman.

Baca Juga:  Pesan Aa Gym: Walau Tidak Bisa Berjumpa, Permintaan Maaf Jangan Sebatas Basa-Basi

“Minum isotonik membantu menjaga cairan tubuh dan sehat, dibanding minum soda atau jus,” kata Ayana.

Sumber: Republika

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.