Kisah Tere Jadi Mualaf, Berawal dari Mimpi Ditanya Siapa Tuhanmu dalam Kubur

Tere
Tere (Instagram)

PENYANYI juga politikus Theresia Ebenna Ezeria Pardede alias Tere kini fokus berdakwah, setelah jatuh cinta dengan Alquran dan memutuskan jadi mualaf. Ia menceritakan kisah dirinya mendapatkan hidayah.

Tere lahir dan tumbuh dalam keluarga non Muslim. Saat duduk di bangku kuliah, ia mulai mencari jati diri. Setitik cahaya menuju hijrah datang dari pertemanan.

Bacaan Lainnya

Saat itu ia berbincang dengan nenek dari teman dekatnya yang ternyata mualaf, membahas tentang ideologi hingga agama. Dari pembahasan itu, Tere mengetahui Islam juga mengakui adanya Isa Almasih, tapi bukan sebagai Tuhan, melainkan nabi sebelum diutus Muhammad.

“Satu statement yang bagi saya menjadi pintu masuk menuju Islam adalah ketika teman saya yang mengatakan bahwa kalau dalam Islam Yesus juga ada, tapi sebagai nabi bukan sebagai Tuhan. Di situ saya seakan terpicu untuk mencari tahu,” kata Tere mengisahkan dirinya awal mengenal Islam dalam sebuah program disiarkan iNewsTV, beberapa waktu lalu.

Tere pun mulai tertarik membaca Alquran, meski masih ada keraguan saat itu, tapi ia berupaya melawan demi mendapatkan kebenaran. “Akhirnya adalah suatu waktu yang seakan menuntun saya untuk membaca buku yang luar biasa, yaitu Alquran.”

Ia mengaku pernah bermimpi meninggal dan terbujur dalam kubur. “Mimpinya itu serem banget karena dalam mimpi tersebut saya terbujur kaku dalam liang lahat dan ditanyakan oleh cahaya ‘siapa Tuhanmu? Siapa Nabimu?.’ Alhamdulillah setelahnya, di tahun 2000, saya langsung yakin untuk mengucapkan kalimat syahadat di Masjid Raya Pondok Indah,” ucap pelantun tembang ‘Sendiri’ dan ‘Awal Yang Indah’ ini.

Tere mengaku lega setelah mengucapkan dua kalimat syahadat, keputusan terbaiknya dalam hidup yang sesuai dengan fitrah.

Tapi, dia masih banyak menemukan ujian saat itu termasuk penolakan dari keluarga. Semuanya dilalui dengan kesabaran.

“Alhamdulillah, sekali lagi Allah tunjukkan jalan dengan konsistensi kita, ikhtiar kita. Sampai waktu sebelum ibu saya meninggal dunia, beliau berpesan jadilah seorang Muslim yang serius,” kata Tere.

Sumber: Okezone

Pos terkait