New Normal Harus Perhatikan Pesantren, Natalius Pigai: Jangan Sampai Mereka Dimanfaatkan Saat Pemilu Tapi Diabaikan Saat Susah

Natalius Pigai - 1
Natalius Pigai (Foto: Kompas.com)

Kebijakan pemerintah menerapkan pola hidup normal baru alias new normal mendapat sorotan serius dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Partai besutan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar itu, mendesak pemerintah serius memperhatikan kondisi puluhan ribu pesantren yang tentu juga bakal terimbas kebijakan tersebut.

Aktivis hak asasi manusia (HAM), Natalius Pigai menyambut baik usulan PKB tersebut.

Menurut Pigai, pesantren jangan selalu dipandang sempit sebagai tempat belajar agama. Tetapi, ada perputaran ekonomi khususnya bagi kalangan Nhdlatul Ulama.

Baca Juga:  Bilang Tidak Ada Negara Yang Berhasil Terapkan Lockdown, Jurnalis Asing Kritik Jokowi

“Saya setuju, pesantren tidak hanya tempat belajar teologi dan peradabaan Islam, tetapi juga sentra ekonomi umat NU,” ujar Pigai di akun Twitter pribadinya, Kamis (28/5).

Dikatakatan Pigai, pesantran adalah segmen rakyat yang riil jika saja pemerintah beri perhatian serius.

Sambungnya, Presiden Joko Widodo jangan sampai hanya serius memperhatikan dan merangkul pesantren untuk mendapatkan suara santri dalam memenangkan pemilu saja.

Baca Juga:  Update Covid-19 11 April 2020: Jumlah Kasus 3.842, Sembuh 286, Meninggal 327

“Jangan sampai mereka dimanfaatkan saat pemilu, tapi diabaikan saat mereka susah,” pungkasnya.

Sumber: rmol.id