Doni Monardo Tegaskan Covid-19 Bukan konspirasi, Wagub DKI: Harusnya Yakin Covid-19 Itu Ada

Ahmad Riza Patria
Wagub DKI Ahmad Riza Patria (Ilman/detikcom)

IDTODAY.CO – Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) menegaskan bahwa covid19 benar-benar ada dan sangat berbahaya. karenanya, Dia meminta semua warga DKI Jakarta untuk meyakini bahwa virus tersebut bukan hanya isapan jempol belaka.

Ariza mengatakan bahwa pihaknya Setiap hari dapat menyaksikan dengan jelas beberapa orang yang yang harus dirawat atau bahkan harus dikebumikan setiap harinya karena terinfeksi covid 19.

Bacaan Lainnya

Pernyataan tersebut disampaikan Ariza usai meninjau Rumah Sakit Rujukan, RSUD Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu (3/10/2020).

“Kita ini harus yakin, setiap hari kita lihat berita, setiap hari kita lihat ada yang dirawat, ada yang terpapar, bahkan setiap hari kita lihat ada yang dimakamkan (karena Covid-19). Jadi, tidak ada alasan lagi kalau masih ada warga yang menganggap tidak ada Covid-19,” ujar Ariza sebagaimana dikutip dari beritasatu.com.

Lebih lanjut, Ariza mengatakan bahwa Covid 19 juga melanda seluruh dunia dan sedang diupayakan penanggulangan secara serius terhadap virus mematikan tersebut.

“Dan kasus ini terjadi di seluruh dunia, jadi harusnya yakin bahwa Covid-19 ada. Justru upaya kita sejak awal, sekarang dan seterusnya mencari solusi terbaik untuk pencegahan dan penanganannya,” tandas Ariza.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Doni monardo juga mengungkapkan hal yang sama terkait masih banyaknya warga Indonesia yang meyakini bahwa covid-19 merupakan konspirasi dan tidak benar-benar nyata keberadaannya. Hal tersebut terbukti dengan adanya sekitar 17% warga Indonesia yang tidak mempercayai keberadaan virus tersebut.

“Covid-19 ini adalah nyata, bukan konspirasi. Jadi, tolong diingatkan permintaan oleh pakar epidemiologis agar kita patuh protokol kesehatan tidaklah sebanding perjuangan dokter. Dokter sudah berjuang. Bahkan tidak sedikit dokter yang gugur dalam merawat pasien,” ujar Doni Monardo dalam acara webinar di Jakarta, Jumat (2/10/2020).[beritasatu/brz/nu]

Pos terkait