Dua Polisi Ditabrak Pemuda Saat Patroli PSBB

Dua Polisi Ditabrak Pemuda
Foto: VIVANews

Dua anggota polisi bernama Bripda Herry Francius dan Bripda Muhammad Irvan Fadhilah mengalami luka-luka lantaran ditabrak dua pemuda yang berusaha kabur saat terjaring patroli Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Peristiwa itu terjadi di kawasan Metro Duta Niaga Cilandak, Jakarta Selatan, Sabtu (9/5) dini hari.

“Terjadi kecelakan dengan korban anggota Ditsamapta Polda Metro Jaya pada saat melaksanakan tugas dan ditabrak oleh pelaku sehingga mengakibatkan luka,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus saat dikonfirmasi, Sabtu.

Bacaan Lainnya

Yusri mengungkapkan kejadian itu bermula saat anggota Ditsamapta Polda Metro dan Polres Metro Jakarta Selatan melakukan patroli pelaksanaan PSBB di kawasan Metro Duta Niaga Cilandak sekitar pukul 00.30 WIB. Ketika melintas di lokasi itu, polisi mendapati beberapa pemuda sedang berkumpul beserta sepeda motor milik mereka yang terparkir di pinggir jalan.

Tim patroli pun menghampiri mereka. Namun, rombongan pemuda itu justru mencoba melarikan diri dengan mengendarai sepeda motor mereka ke arah Jalan Terogong Raya. Aksi kejar-kejaran antara polisi dan para pemuda itu pun tak terhindarkan.

Dua motor tim patroli akhirnya memepet motor Muhammad Erza Nanda dan Muhammad Zufar Ardana yang berboncengan. Saat motor pemuda itu terhenti, anggota polisi yang hendak turun dari motor, tiba-tiba ditabrak keduanya.

“Saat anggota hendak turun (dari motor), tiba-tiba pelaku berusaha kabur lagi dengan menabrak sepeda motor patroli yang dikendarai korban hingga mengakibatkan kedua personel patroli Raimas (pengurai massa) terjatuh dan mengakibatkan luka-luka,” papar Yusri.

Akibatnya, kedua anggota polisi itu dilarikan ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur untuk mendapatkan pertolongan medis. Bripda Hery mengalami patah tulang rahang bagian bawah. Sedangkan Bripda Irvan mengalami luka ringan.

Dua pelaku yang merupakan mahasiswa telah dibawa ke Polres Metro Jakarta Selatan untuk menjalani pemeriksaan. “Sepeda motor pelaku disita sebagai barang bukti,” ujar Yusri.

Sumber: Republika

Pos terkait