Keluar Jakarta Hanya Dengan Membawa Surat Keterangan Kerja, Siap-Siap Diputarbalikkan

Keluar Jakarta Hanya Dengan Membawa Surat Keterangan Kerja, Siap-Siap Diputarbalikkan
Foto: ANTARA FOTO/FAUZAN

IDTODAY.CO – Para pekerja yang ingin keluar Jakarta dengan melewati check point gerbang tol (GT) Cikarang Barat tetap akan diputarbalikkan oleh polisi. Hal ini karena per hari Rabu (20/5) pukul 21.00 WIB polisi sudah tidak memberlakukan surat keterangan kerja untuk keluar Jakarta.

Dikutip dari detik.com (22/05/2020), Pamendal PSBB Cikarang Barat, Kompol Joko Sutriano, mengatakan, alasan tidak berlakunya surat keterangan kerja untuk keluar Jakarta karena saat ini perusahaan sudah diliburkan jelang Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah. Joko menganggap tak lazim apabila ada orang yang hendak keluar Jakarta dengan membawa surat keterangan kerja.

Bacaan Lainnya

“Jadi terhitung hari Rabu jam 21.00 itu (kendaraan) pribadi semuanya dikeluarkan (di GT Cikarang Barat) karena surat itu kan kalau namanya orang kerja kan sudah tidak ada (libur). Karena dihari itu kan selesainya atau terakhirnya orang bekerja dan cuti, maka surat kerja itu gak masuk akal,” ujar Joko di lokasi check point GT Cikarang Barat, Jumat (22/5/2020).

Joko juga menjelaskan bahwa bagi kendaraan pribadi dapat melewati dan diizinkan keluar Jakarta dengan syarat membawa surat kematian dan surat lain yang dapat dipertanggung jawabkan. Hanya Sasa Joko tidak menjelaskan lebih lanjut yang dimaksud dengan surat yang bisa dipertanggungjawabkan itu seperti apa.

“Makanya ada surat kematian atau memang benar-benar itu kondisinya darurat untuk pulang kampung atau melihat orang tua yang meninggal atau dan sebagainya bisa dipertanggungjawabkan, itu akan kita luruskan,” ucapnya.

Joko melanjutkan, orang-orang yang masih bekerja hingga hari ini mereka yang berprofesi sebagai PNS, TNI dan Polri. Oleh karena itu, bagi masyarakat yang hendak keluar Jakarta dengan alasan membawa surat keterangan kerja itu tidak lagi akan diizinkan.

“Setahu saya yang perpanjangan Polri, TNI dan PNS. Kalau kementerian, lembaga setahu saya tetap libur, mereka beda dengan kita,” katanya.[Aks]

Pos terkait