Pesan Ramadhan Wakil DPRD DKI: Dunia Hanya Kesenangan Yang Memperdaya

  • Whatsapp
Abdurrahman Suhaimi
Ketua Fraksi PKS, Abdurrahman Suhaimi (Foto: Warta Kota/Lilis Setyaningsih)

Tidak terasa umat Islam saat ini telah berada di penghujung bulan suci Ramadhan yang penuh kemuliaan. Ramadhan kali ini pun terasa amat berbeda karena berlangsung di tengah pandemik virus corona baru atau Covid-19.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Abdurrahman Suhaimi, menitipkan pesan kepada umat Islam agar dapat memanfaatkan sisa waktu di bulan Ramadhan ini untuk meningkatkan ibadahnya.

Bacaan Lainnya
Baca Juga:  Sambut Sekolah Tatap Muka, Wagub Riza Patria: Kesiapan Jakarta Sudah Sangat Baik

“Tidak terasa kita sudah di penghujung bulan suci Ramadhan 1441 Hijriah, jangan biarkan Ramadhan yang penuh berkah begitu saja berlalu,” ujar Suhaimi dalam video singkat, Selasa (19/5).

“Menangislah di hadapan Allah atas dosa-dosa, berharaplah penuh atas ampunan dan rahmat-Nya,” lanjutnya.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menambahkan, sesungguhnya Allah SWT memiliki sifat pemaaf. Oleh karenanya, Suhaimi mengajak umat Islam untuk memohon ampun dan berdoa agar Allah memberikan kelembutan hati.

Baca Juga:  Melakukan Yang Terbaik Dalam Mengatasi Corona, Jurnalis Australia Puji Anies Baswedan

“Dunia ini sementara kita semua akan kembali kepadanya tinggal menunggu gilirannya Jangan pernah bangga dengan dunia bila menjadikan engkau lupa,” pesan Ketua Dewan Syariah Wilayah PKS DKI Jakarta itu.

Lanjutnya, setiap yang berjiwa pasti akan mengalami kematian. Maka beruntunglah bagi mereka yang mendapat rahmat Allah dengan dijauhkan dari api neraka dan dimasukkan ke dalam surga.

“Maka sungguh ia telah beruntung. Sebab kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdaya,” pungkasnya.

Baca Juga:  DKI Kembali Tertinggi, Ini Sebaran 3.874 Kasus Baru COVID-19 Per 27 September

Sumber: rmol.id

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.