27 Nakes di RS Haji Medan Positif Corona

27 Nakes di RS Haji Medan Positif Corona
Jubir Gugus Tugas COVID-19 Sumut, Mayor Kes Whiko Irwan (Foto: Ahmad Arfah/detikcom)

IDTODAY.CO – Sebanyak 27 tenaga kesehatan (nakes) di Rumah Sakit Umum Haji Medan dinyatakan positif Corona. 3 orang di antaranya diharuskan menjalani isolasi di rumah sakit.

“Tercatat 32 orang terpapar COVID, sejak tanggal 12 Juli hingga 4 Agustus sebanyak 29 orang di-swab keluar hasil 27 positif dan 2 negatif. Dari yang hasil positif hanya 3 orang dirawat RS, sisanya isolasi mandiri tanpa gejala,” kata Jubir Satgas COVID-19 Sumut, Mayor Kes Whiko Irwan, saat diminta konfirmasi, Sabtu (15/8). Sebagaimana dikutip dari detik.com (15/08/2020).

Bacaan Lainnya

Whiko menyebutkan 27 orang itu merupakan bagian dari 348 orang tenaga kesehatan yang terpapar COVID-19 di Sumut. Ia mengatakan jumlah tersebut merupakan data sejak 12 Juli-4 Agustus 2020.

“Sudah termasuk, data swab sejak 12 Juli sampai dengan 4 Agustus,” ujarnya.

Hanya saja Whiko belum menjelaskan secara detail mengapa 27 nakes di RSU Haji Medan itu bisa terpapar Corona.

Hingga saat ini, kata Whiko, ada 5.622 kasus positif Corona di Sumut. 2.501 orang di antaranya sembuh dan 244 orang di antaranya meninggal dunia.

Satgas COVID-19 sebelumnya telah merilis jumlah tenaga kesehatan yang terpapar Corona di Sumut. Ada 348 tenaga kesehatan yang terpapar virus Corona, 40 di antaranya dokter spesialis.

“Tercatat sejak awal pandemi hingga terakhir 8 Agustus 2020 tenaga kesehatan di Provinsi Sumatera Utara yang terpapar COVID-19 terdiri dari 40 orang dokter spesialis, 13 orang peserta pendidikan dokter spesialis, 29 orang dokter umum, 207 orang perawat, 29 orang bidan, dan 30 orang analis laboratorium,” ujar Whiko.

Whiko juga mengatakan, beberapa dokter di antaranya telah meninggal dunia dengan konfirmasi COVID positif.

Oleh karena itu, ia meminta kepada masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan yang dengannya dapat menekan penyebaran virus Covid-19.

“Marilah kita semua mendukung perjuangan para petugas kesehatan kita dengan tidak menambah penderita baru COVID-19 di Sumut. Kita akan meringankan beban kerja mereka dalam merawat penderita COVID bila seluruh masyarakat melaksanakan protokol kesehatan,” sebut Whiko.[detik/aks/nu]

Pos terkait