Apresiasi Peran Ulama, Boy Rafli: Mereka Mengedukasi Masyarakat Soal Bahaya Radikalisme

Apresiasi Peran Ulama, Boy Rafli: Mereka Mengedukasi Masyarakat Soal Bahaya Radikalisme
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Boy Rafli Amar (kedua dari kanan) saat berkunjung ke Pondok Pesantren Al Muayyad Mangkuyudan, Surakarta, Jawa Tengah, Sabtu (29/8/2020). (Foto: istimewa)

IDTODAY.CO – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Boy Rafli Amar menyinggung peran penting ulama dalam mencegah penyebaran paham radikal terorisme.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam silaturahmi kebangsaan dalam rangka pencegahan paham radikal terorisme yang berlangsung di Pondok Pesantren Al Muayyad Mangkuyudan, Surakarta, Jawa Tengah, Sabtu (29/8/2020).

Bacaan Lainnya

“Peran ulama besar sekali, karena ulama ini sehari-hari bertemu dengan umat dan kalangan pondok pesantren dengan para santri. Mereka memiliki peran yang begitu besar dalam memberikan edukasi kepada masyarakat dan terhadap para santrinya mengenai bahaya paham radikal terorisme tersebut,” ujarnya dalam keterangan tertulis sebagaimana dikutip dari Beritasatu.com, Minggu (30/8/2020).

Lebih lanjut Kepala BNPT mengungkapkan, dengan adanya edukasi dari ulama, masyarakat dan santri dapat waspada terhadap ajakan yang menyesatkan, seperti radikal terorisme yang membahayakan keutuhan bangsa.

“Dengan adanya kerja sama ini setidaknya dari ulama, terutama para ustaz di kalangan pondok pesantren bisa terus mengingatkan kepada generasi muda dari waktu ke waktu, terutama mereka yang menjalankan pendidikan di lingkungan pondok pesantren ini,” ujarnya.

Boy Rafli juga menegaskan perkembangan terkini aktivitas terorisme dan keberadaan WNI di pengungsian Suriah akibat perubahan ganda yang dicekokkan kelompok radikal yang tak bertanggung jawab.

Menurutnya, peristiwa tersebut harus menjadi pengajaran terhadap ulama dan santri agar tidak gampang terpengaruh terhadap propaganda kelompok radikal melalui media sosial. Demikian pula, dia mengingatkan terkait nilai dan kedudukan Pancasila sebagai pedoman hidup untuk menjadi penangkal terhadap paham radikalisme.

Sementara itu, KH Muhammad Dian Nafi yang mewakili pihak Pesantren Al Muayyad menyinggung urgency kunjungan Kepala BNPT.

“Menurut saya pertemuan serupa ini penting sekali dan tentunya harus terus menerus dilakukan, karena untuk kesekian kalinya masyarakat pesantren perlu mengukuhkan komitmen untuk menjaga kemaslahatan NKRI,” ujar Dian Nafi

Untuk diketahui, Silaturahmi tersebut dihadiri di antaranya pengasuh Pondok Pesantren Al Muayyad Surakarta KH Abdul Rozaq Shofawi, KH Abdul Mu’id Ahmad dan KH M Dian Nafi selaku pengasuh Pondok Pesantren Al Muayyad Windan Sukoharjo.[beritasatu/brz/nu]

Pos terkait