Bamsoet: Siapa pun yang Melanggar Protokol Kesehatan PSBB Harus Ditindak

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Foto: industry.co.id)

IDTODAY.CO – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) prihatin dengan maraknya pelanggaran pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di sejumlah kota. Setiap pemerintah daerah seharusnya mengawal dengan ketat penerapan PSBB.

“PSBB adalah kebijakan sementara yang bertujuan melindungi masyarakat selama pandemi Covid-19. Namun, dalam praktiknya akhir-akhir ini, terjadi banyak pelanggaran atas ketentuan PSBB. Sehingga, tujuan penerapan PSBB bisa tidak maksimal,” ujar Bamsoet di Jakarta, Kamis (21/5/20).

Baca Juga:  Yusuf Martak: Reuni 212 Dukung Anies Baswedan 2024 Cuma Isu!

Mantan Ketua DPR RI ini mencontohkan, gambaran tentang pelanggaran PSBB nyata-nyata terjadi pada kerumunan calon penumpang di Bandara, serbuan warga ke pusat-pusat belanja seperti di pasar Tanah Abang, hingga kerumunan warga di sore hari jelang buka puasa. Tanpa masker dan berdesakan.

“Hal itu sangat berisiko di tengah pandemi Covid-19. Jika tidak dikendalikan, maka bisa menjadi awal dari gelombang kedua penularan Covid-19. Tentu saja semua kemungkinan buruk itu harus dicegah,” tegas Bamsoet.

Baca Juga:  Apresiasi Permintaan Maaf Nadiem Makarim, NU: Buktikan Itu Semua Dalam Tindak Nyata Bukan Sekadar Ucapan

Mantan Ketua DPR ini berharap laju pertumbuhan penderita Covid-19 dapat segera menurun. Jika grafik penderita Covid-19 sudah menurun, semua pemerintah daerah yang menerapkan PSBB baru layak mempertimbangkan pelonggaran atas ketentuan PSBB.

“Namun, pelonggaran PSBB harus tetap berpijak pada protokol kesehatan Pandemi Covid-19. Seperti kewajiban jaga jarak, penggunaan masker dan cuci tangan. Siapa pun yang melanggar protokol kesehatan harus ditindak saat pelonggaran PSBB mulai diterapkan,” tegas Bamsoet.

Baca Juga:  Kelonggaran PSBB Untuk Usia 45 ke Bawah, PKS: Mayoritas Pasien Meninggal Justru Usia 30-59

Partner Sindikasi Konten: Industry.co.id