Batal Berangkat, Ini 3 Prosedur Pengembalian Dana Bagi Calon Jemaah Haji

  • Whatsapp
Batal Berangkat, Ini 3 Prosedur Pengembalian Dana Bagi Calon Jemaah Haji
Ratusan jemaah mengelilingi Kabah di Masjid al-Haram, dengan tetap menjaga jarak untuk melindungi diri mereka dari virus corona jelang ziarah haji di kota suci Muslim Mekah, Arab Saudi, Rabu, 29 Juli 2020. (AP Photo)

IDTODAY.CO – Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Tengah Musta’in Ahmad menjelaskan bahwa para calon jemaah haji yang batal berangkat tapi sudah melunasi pembayaran dapat memilih sejumlah prosedur pengembalian biaya haji.

Seperti diketahui, pemerintah telah resmi membatalkan keberangkatan haji untuk jemaah Indonesia di 1442 Hijriah/2021 Masehi.

Sementara itu, Kemenag Jateng mencatat sebanyak 29.916 calon haji asal Jawa Tengah batal berangkat ke Tanah Suci, Mekkah.

Terkait hal tersebut, terdapat 3 prosedur yang dapat dilakukan para calon jemaah haji untuk penarikan kembali uang yang telah mereka setorkan.

Baca Juga: Berakhir Tanggal 28 Juni 2021, Yuk Cairkan Bantuan Rp 1,2 Juta

Baca Juga:  Sebut Perampokan Jiwasraya Mirip Kasus Century, KAMI Tolak Rencana Pakai Uang Rakyat Tutupi Perampokan Jiwasraya

“Pertama tetap membiarkan atau tidak diambil uang setoran awal atau pelunasan yang rata-rata Rp 36 juta itu untuk nanti biaya pemberangkatan tahun depan (2022). Sehingga nilai manfaat dari penggunaan atau pendayagunaan pengelolaan biaya ini akan dikembalikan ke calon jemaah. Bukan melalui Kemenag tapi BPKH,” jelasnya sebagaimana dikutip dari Kompas.com, Jumat (4/6/2021).

Selanjutnya pilihan kedua, calon jemaah haji dapat mengambil uang pelunasan yang besarnya Rp 11 juta.

“Kalau mau ambil ya diambil pelunasannya yang sekitar Rp 11 juta, sehingga setoran awal tetap Rp 25 juta. Jadi calon jemaah haji kalau tahun 2022 bisa berangkat, Insya Allah pandemi berakhir tinggal melunasi berapa biaya yang nanti ditetapkan tahun 2022,” jelasnya.

Baca Juga:  Heboh Bendera Merah Putih Bergambar Palu Arit Ditemukan di Unhas

Sementara itu, pilihan ketiga, calon jemaah haji bisa mengambil seluruh biaya haji sebesar Rp 36 juta, tapi ada konsekuensi nomor porsi haji menjadi hilang.

“Kalau mau daftar ya antre dari awal lagi. Dimana dengan penundaan ini Jateng antrean sekarang menjadi 29 tahun. Misal daftar tahun ini berangkatnya perkiraan 29 tahun yang akan datang,” ujarnya.

Baca Juga: Inspiratif, Berkah Berhenti Merokok, Wanita ini Punya Uang Jutaan 

Pos terkait

Tulis Komentar Anda di Sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.