Bawaslu Medan Sebut Kubu Bobby Dominasi Tidak Memenuhi Protokol Kesehatan

Cawawalkot Medan Aulia Rachman menyapa para pendukung ‘Sedulur Bobby’ yang membeludak di Medan di hari pertama kampanye. (Foto: Rahmat Utomo/kumparan)

IDTODAY.CO – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Medan menerima sejumlah laporan terkait protokol kesehatan yang terjadi pada hari pertama kampanye dua pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan.

“Hari pertama kegiatan kampanye, kita lihat itu salah satu di antaranya tidak memenuhi standar protokol kesehatan yang diterapkan,” kata Ketua Bawaslu Medan Payung Harahap kepada wartawan, Minggu (27/9). Seperti dikutip dari detik.com (27/09/2020).

Di Pilkada Medan, pasangan nomor urut 1 adalah Akhyar Nasution dan Salman Alfarisi. Sedangkan pasangan nomor urut 2 adalah Bobby Nasution dan Aulia Rachman.

Payung mengatakan, dari dua pasangan calon yang melakukan proses kampanye, kubu Bobby-Aulia paling tidak memenuhi protokol kesehatan pencegahan COVID-19. Hal ini, menurutnya, terjadi karena tidak ada persiapan matang dari tim kampanye paslon nomor urut 2 itu.

“Yang kita terima itu yang mendominasi dari kubu 02 yang masih banyak yang berserakan, atau tidak memenuhi protokol kesehatan. Tapi saya kira begini, yang jadi permasalahan adalah ketika ada masyarakat yang atau tim yang melakukan kegiatan itu tidak mempersiapkan secara matang,” ujarnya.

untuk pasangan Akhyar-Salman, Payung mengatakan, masih memenuhi protokol kesehatan. Hal itu dilihat dari jumlah peserta yang hadir dan peserta berjaga jarak saat proses kampanye.

Baca Juga:  Kecewa Pada Para Pemimpin Kota Medan, Bobby Nasution: Mungkin Itu Bukan Salah Mereka!

“Pak Akhyar dapat juga kita bang, kita lakukan juga pengawasan di lokasi, tapi masih bisalah, karena dokumen yang kita terima itu masih memenuhilah, tidak ada masalah. Selain mereka sudah menyurati kita, kita udah standby di situ. Jadi istilahnya mereka masih tidak terlalu ramai, dan kita lihat dari foto mereka jaga jaraklah dan jumlahnya tidak terlalu ramai,” jelas Payung.

Oleh karena itu, Payung meminta calon yang akan datang ke lokasi kampanye memastikan di lokasi kampanye tetap mematuhi protokol kesehatan. Payung juga meminta paslon memberikan informasi kepada Bawaslu tentang lokasi kampanye agar pihaknya bisa terus memberikan pengawasan.

“Imbauan kita kalau bisa setiap calon sebelum dia mendatangi tempat panitia yang berkomunikasi dengan dia itu, tetap dia memberi syarat untuk memenuhi standar protokol,” jelas Payung.

“Meski tidak ada kewajiban dari pasangan calon dimana mereka melakukan kegiatan, tapi kan ada baiknya mereka memberitahukan sehingga kami melakukan pengawasan itu,” imbuhnya.[detik/aks/nu]

Tulis Komentar Anda di Sini

Iklan