Biarpun Lambat, Pembentukan Gugus Tugas Penanganan Corona Masih Diapresiasi

Letjen TNI Doni Monardo
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo. Foto: Diskominfotik Bengkalis

IDTODAY.CO – Presiden Joko Widodo resmi membentuk Gugus Tugas Reaksi Cepat Penanganan Corona Covid-19 dan mengangkat Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo sebagai komandan tim tersebut. Langkah tersebut dinilai sudah tepat walaupun terlambat.

Secara khusus, Pengamat intelijen senior Suhendra Hadikuntono mengapresisasi langkah tersebut. Dia menyebut langkah kongkrit pemerintah yang dapat menghilangkan keraguan dunia internasional dan rakyat Indonesia sendiri dalam upaya penanganan wabah corona.

Bacaan Lainnya

Akan tetapi, Suhendra mempertanyakan peran Badan Intelijen Negara (BIN) yang tidak bisa mengantisipasi sejak dini. Suhendra  menegaskan bahwa BIN harus mampu meng-counter semua kepentingan-kepentingan yang bisa memperkeruh keadaan. Kejadian menegangkan beberapa waktu lalu tidak boleh terulang lagi.

“Kegagalan pihak intelijen dalam mengantisipasi berbagai peristiwa yang terjadi beberapa waktu lalu tidak boleh terulang kembali,” kata Suhendra sebagaiamana dikutip dari Vivanews.com, Minggu, (15/3/2020)

Sebagai upaya perbaikan, Suhendra berharap institusi intelijen yang ada di bebeapa lembaga pemerintah bisa berkoordinasi dengan BIN selaku koordinator untuk meningkatkan daya tangkal dan deteksi dini terhadap. Dia melanjutkan, upgrade SDM Intelegen terkait perkembangan geopolitik internasional menjadi kebutuhan yang mendesak dalam tubuh intelejen Indonesia. “Pengetahuan aparat intelijen tentang situasi politik dalam negeri semata sangat tidak cukup. Harus ada up-grade kemampuan deteksi dan perkembangan geopolitik global,” ujar Suhendra.

Sumber: Vivanews
Editor: Bahrur Rozy

Pos terkait