Cak Imin Minta Nadiem Duduk Bareng dengan NU dan Muhammadiyah Bahas Soal Stagnasi Pendidikan

Cak Imin Minta Nadiem Duduk Bareng dengan NU dan Muhammadiyah Bahas Soal Stagnasi Pendidikan
Ketum PKB Muhaimin Iskandar saat menutup Festival Hari Santri 2018 di Kantor DPP PKB, Jakarta, Jumat (30/11/2018).(Foto: KOMPAS.com/Ihsanuddin)

IDTODAY.CO – Semenjak pandemi covid-19 melanda Indonesia, sistem belajar dan mengajar di sekolah dilakukan secara daring, untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona. Akan tetapi sistem ini bukan berarti tanpa kendala, tidak semua anak bisa mengoperasikan internet, seperti tingkat SD yang saat ini kesulitan online.

Oleh karena itu, Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, atau akrab disapa Cak Imin meminta Mendikbud, Nadiem Makarim, datang ke kantor Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah untuk mencari jalan keluar terkait stagnasi pendidikan yang terjadi saat ini.

Baca Juga:  MUI: Madzhab Hanabilah, Secara Mutlak Boleh Masuk Gereja

“Tentu saya berhadap Pak Mendikbud segera datang ke NU datang ke Muhammadiyah untuk mencari jalan keluar atas stagnasi pendidikan kita,” kata Cak Imin di kantor DPP PKB, Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (23/7). Seperti dikutip dari kumparan (23/07/2020).

Dalam program Organisasi Penggerak, Muhammadiyah dan LP Ma’arif Nadhlatul Ulama (NU) memutuskan mundur karena menilai program tersebut tidak transparan.

Oleh karena itu, ia meminta kepada Mendikbud aga duduk bareng dengan NU dan Muhammadiyah untuk segera membahas masalah ini mengingat pendidikan Indonesia tengah mengalami kesulitan.

Baca Juga:  Balas Cuitan Mahfud, Demokrat: Negara Masih Main “Cilukba” Soal Djoko Tjandra

“Salah satu stagnasi yang kta hadapi adalah sekarang pendidikan di tingkat SD mengalami kesulitan online, enggak jalan di lapangan enggak jalan. Karena itu kita harus terus berupaya agar keterlibatan semua kalangan memajukan pendidikan,” ucap Cak Imin.

Meski begitu, cak Imin mengaku sedari dulu dirinya memang mendukung penunjukan mantan bos Gojek itu sebagai menteri. Hanya saja, ia mengingatkan agar Nadiem melibatkan organisasi yang sudah berdiri lama di Indonesia dalam pembangunan pendidikan.

Baca Juga:  DPRD Sultra: Jadi Aneh, Tenaga Kerja Lokal Dirumahkan, Lalu TKA China Didatangkan

“Saya sejak awal pendukung utama Pak Nadiem dan saya berharap semua langkat tepat dan cepat yang dilakukan Pak Nadiem diikuti dengan terus melibatkan organisasi-organisasi yang memiliki sejarah panjang,” ujar Cak Imin.

“Pendidikan nasional kita bisa seperti hari ini karena peran NU muhammadiyah jauh sebelum merdeka,” tutupnya.[kumparan/aks/nu]