Datangi Bareskrim, MAKI Beberkan Fakta Baru Kebakaran Kejagung

Datangi Bareskrim, MAKI Beberkan Fakta Baru Kebakaran Kejagung
Boyamin Saiman MAKI (Foto: Rizky/VOI)

IDTODAY.CO – Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman mendatangi kantor Bareskrim Polri pada Selasa (27/10/2020). Maksud kedatangannya tersebut untuk menyampaikan informasi terkait seseorang yang diduga naik ke salah satu lantai saat gedung Kejaksaan Agung terbakar.

“Kami datang ke Bareskrim Polri hari ini untuk meminta satu hal agar dilakukan rekonstruksi secara lengkap dan terbuka untuk peristiwa terbakarnya gedung Kejaksaan Agung,” kata Boyamin sebagaimana dikutip dari Kompas TV (28/10)

Bacaan Lainnya

Boyamin menjelaskan, pihaknya merasa perlu meminta Bareskrim Polri untuk melakukan rekonstruksi lengkap, karena ada seseorang di luar pengamanan dalam masuk ke salah satu lantai saat gedung Kejagung terbakar.

“Artinya, orang ini berkepentingan dan dibutuhkan untuk naik ke lantai 4 atau 6 pada saat peristiwa mulainya kebakaran,” urai Boyamin.

Boyamin mengatakan bahwa orang yang diduga memiliki tujuan tertentu tersebut diduga menambah sesuatu dan kemudian masuk ke ruangan di sekitar lantai 4 atau 6.

Boyamin mengaku tidak tahu persis maksud seseorang yang datang itu, apakah keinginan pribadi atau disuruh oleh seseorang.

“Orang ini kepentingannya bukan untuk memadamkan kebakaran, tapi untuk mengambil sesuatu,” kata Boyamin Saiman. “Tapi tidak tahu apakah keinginan sendiri atau ada yang nyuruh.” terang Boyamin

Akan tetapi, Boyamin belum mau menjelaskan secara konkrit terkait orang yang dia maksud. Boyamin hanya menegaskan bahwa orang tersebut biasa mangkal di lantai bawah Gedung Kejagung.

“Saya tidak bisa memahami apakah dia orang internal atau eksternal, karena kondisinya yang memang unik, bukan internal belum tentu eksternal juga gitu,” tegas Boyamin.

“Biasanya orang tersebut di bawah, tapi kemudian ini naik dalam rangka untuk mengambil sesuatu itu.” imbuhnya

Kemudian, boyamin menegaskan Ada kemungkinan ditemukan fakta terbaru terkait temuan adanya orang yang sengaja masuk ke Gedung Kejagung.[kompas/brz/nu]

Pos terkait