Dilarang Bawa Penumpang Saat New Normal, Ojol Ancam Demo Istana

Pengemudi ojek online (ojol) menunggu penumpang. (Foto: ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya)
Pengemudi ojek online (ojol) menunggu penumpang. (Foto: ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya)

IDTODAY.CO – Pemerintah keluarkan larangan pengangkutan penumpang bagi ojek online pada masa new normal. Larangan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 440-830 Tahun 2020 yang sudah ditandatangani Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Menyikapi keputusan tersebut Pengemudi ojek online atau ojol yang terhimpun dalam Gabungan Aksi Roda Dua atau Garda Indonesia, mengancam bakal menggelar aksi demonstrasi di Istana Negara.

Baca Juga:  Penyidik Periksa Dua Mantan Dirut BTN Terkait Dugaan Gratifikasi

Ketua Presidium Garda Indonesia, Igun Wicaksono, menjelaskan bahwa aksi tersebut akan digelar apabila pemerintah tetap melarang ojol mengangkut penumpang saat kebijakan new normal diberlakukan. Mereka berharap dengan menggelar demo, aspirasi para pengemudi dapat didengar secara langsung oleh Presiden Jokowi.  

“Pada Presiden, sekalian kami akan unjuk rasa. Semua anggota Garda dan ojol seluruh Indonesia tidak terima jika terus dilarang membawa penumpang,” kata Igun Wicaksono, Sabtu (30/5).  Seperti dikutip dari kumparan (31/05/2020).

Baca Juga:  Gerindra Gelar Kongres Virtual, Dahnil: Kita Akan Ajukan Ke MURI

“Garda menyatakan bahwa ojol tidak semestinya dilarang, sebab kami telah membuat dua protokol. Protokol kesehatan dan protokol ‘Basic Personal Hygiene’ yang dapat diterapkan pengendara ojol saat mengangkut penumpang pada new normal,” jelas Igun. 

Disamping itu, mereka juga telah menyiapkan rencana dengan membuat pembatas antara penumpang dan pengemudi agar tidak bersentuhan langsung. Termasuk dengan imbauan agar para penumpang membawa helm sendiri.[Aks]

Baca Juga:  Soal Wisata Bali, Luhut: Tidak Ditutup, Biar Ekonomi Bergerak