Fadjroel Rachman: Perpindahan Ibukota Bukan Sebatasn Pindah Pemerintahan Saja

Fadjroel Rachman
Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi Fadjroel Rachman/Net

IDTODAY.CO – Pemindahan ibukota baru di Kalimantan Timur bukan segedar memindahkan memindahkan pusat ibukota. Tetapi lebih untuk mewujudkan Indonesiasentris dan Indonesia Maju.

Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi Fadjroel Rachman menjelaskan bahwa surat presiden untuk IKN tersebut telah diserahkan kepada parlemen. Menurutnya ibukota negara yang baru berada di tengah wilayah geografis nusantara merupakan simbol transformasi progresif menuju Indonesia maju.

Baca Juga:  Draft RUU Cipta Kerja Belum Ada Surat Revisi Resmi. PKS: Pemerintah Jangan Tebar Pesona

“Transformasi progresif dari kebiasaan lama menjadi kebiasaan baru yang berprinsip pada Indonesiasentris (pemerataan pembangunan di seluruh Indinesia), perlindungan lingkungan dalam menghadapi climate change, kualitas baru tata kelola pemerintahan, dan transformasi progresif dan menyeluruh kehidupan sosial, ekonomi dan budaya,” katanya kepada wartawan, Jumat (1/10)

Fadjroel menambahkan, perpindahan sebagai tonggak transformasi progresif itu telah disampaikan Presiden Joko Widodo. Dia tidak ingin perpindahan ibukota ini sebatas pindah pemerintahan semata.

Baca Juga:  Wakil Ketua MPR: Jika Ingin Melihat Bagaimana Rakyat Indonesia Melaksanakan Kebinekaan, Lihatlah Ponpes

Tetapi lebih menitik beratkan pada sebuah transformasi, pindah cara kerja, pindah budaya kerja, pindah sistem kerja, dan juga ada perpindahan basis ekonomi.

“Menumbuhkan habitus Indonesia maju merupakan prinsip utama perpindahan IKN dalam pandangan Presiden Joko Widodo,” sambungnya.

Sumber: rmol.id