Hati-hati, Jangan Asal Kirim Swafoto KTP Saat Melamar Kerja

  • Bagikan
Hati-hati, Jangan Asal Kirim Swafoto KTP Saat Melamar Kerja
Ilustrasi saat melamar kerja/Foto: Repro megazine job-like

IDTODAY.CO – Menyikapi segala hal dengan hati-hati merupakan langkah terbaik Untuk menghindarkan diri dari penyesalan di kemudian hari. Termasuk sekalipun saat melamar pekerjaan, kita harus selalu waspada dan tidak sembarangan memberikan data pribadi demi menghindari penyalahgunaan.

Beberapa minggu terakhir, banyak sekali postingan di media sosial terkait himbauan untuk Tidak sembarangan memberikan data pribadi termasuk swafoto memegang KTP ketika melamar pekerjaan.

Baca Juga:  Jokowi Dan Ma'ruf Ikuti Doa Kebangsaan Lintas Agama Pagi Tadi

Salah satunya yang ditwit oleh akun @mas_recruiter. Ia mengatakan masyarakat perlu berhati-hati ketika ada panggilan kerja. Sangat penting untuk meriset perusahaan terlebih dahulu.

Baca Juga: Kontroversi Limbah B3, Penguasa Tega!

Dia mengimbau masyarakat untuk tidak mengirim foto KTP, swafoto dengan KTP, dan NPWP di awal proses rekrutmen.

“Ketika ada panggilan kerja atau proses rekrutmen dari suatu perusahaan, biasakan riset perusahaannya ya! #TipsMase.

Baca Juga:  Beda Dengan Pemerintah Pusat, Gubernur Sultra Tolak Tegas Kedatangan 500 TKA China

Apalagi kalau sampe harus upload KTP, selfie dengan KTP, dan NPWP di awal proses itu Bullshit!

Ini syarat administasi konyol, hati-hati datamu disalahgunakan..” demikian tulis akun Twitter @mas_recruiter, sebagaimana dikutip dari Kompas.com (19/3/21).

Cuitan tersebut telah disukai lebih dari 1.900 kali dan dibagikan ulang lebih dari 900 kali.

Memang benar adanya seperti apa yang ditunjukkan oleh akun Twitter tersebut. Data diri memang harus diamankan dan tidak diberikan pada sembarangan orang.

Baca Juga:  Bamsoet Minta fokus dalam upaya penanggulangan Corona

Makanya komat telaah perusahaan yang hendak menjadi tujuan untuk melamar kerja dengan persyaratan penyertaan data diri haruslah benar-benar dikaji secara matang baik latar belakang perusahaan tersebut maupun track recordnya.

Baca Juga: DPP HIPMA MPH : PEMERINTAH PERLU MAKSIMALKAN PENYERAPAN BERAS DARI PETANI

  • Bagikan