Indonesia Jadi Tuan Rumah Forum Kebencanaan PBB 2022, Ini Arahan Jokowi

Jokowi
Presiden Jokowi menyerahkan Banpres Produktif Usaha Mikro di Provinsi Kalimantan Tengah, Kamis, 8 Oktober 2020. Bantuan hibah sejumlah Rp 2,4 juta diberikan sebagai tambahan modal agar mereka dapat segera bangkit dari dampak ekonomi yang ditimbulkan pandemi Covid-19. (Foto: Kris-Biro Pers Sekretariat Presiden)

IDTODAY.CO – Indonesia menjadi tuan rumah Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) yang dibentuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 2022. Presiden Jokowi berpesan agar penyelenggaraan GPDRR tersebut perlu dipersiapkan.

“Penyelenggaraan Global Platform for Disaster Risk Reduction, yang akan digelar tahun 2022, perlu kita persiapkan. Ini forum dua tahunan yang dibentuk oleh PBB untuk meninjau kemajuan berbagai kemajuan, mendiskusikan perkembangan dan tren terbaru dalam penanganan kebencanaan,” kata Jokowi dalam rapat terbatas secara virtual, Kamis (15/10). Seperti dikutip dari detik.com (15/10/2020).

Bacaan Lainnya

Jokowi mengatakan acara ini akan dihadiri perwakilan 193 negara dengan total hingga 7.000 peserta.  GPDRR akan digelar di Bali.

“Forum ini akan dihadiri 193 negara. Ini akan menjadi sebuah forum besar dan akan dihadiri kurang lebih 5.000 sampai 7.000 peserta. Ini harus dipersiapkan dengan baik. Saya kira, sebagai tuan rumah, banyak pengalaman dalam menjadi tuan rumah berbagai konferensi internasional dan sudah diputuskan bahwa konferensi ini akan digelar di Bali tahun 2022,” jelas Jokowi.

Jokowi ingin GPDRR ini akan menjadi momentum untuk menegaskan peran Indonesia dalam pengurangan risiko kebencanaan di dunia. Selain itu, kehadiran ribuan peserta juga diharapkan menjadi momentum mempromosikan pariwisata Indonesia.

“Pentingnya kita manfaatkan konferensi berskala dunia untuk kepentingan nasional kita sekaligus penegasan peran Indonesia dalam pengurangan risiko bencana di dunia dan tentu saja jangan sampai lupa, kehadiran 190-an negara dapat kita gunakan untuk momentum mempromosikan pariwisata Indonesia,” ujar Jokowi.[detik/aks/nu]

Pos terkait