Jerry Massie: KAMI Hadir Karena Oposisi Seakan Mandul

Jerry Massie: KAMI Hadir Karena Oposisi Seakan Mandul
Direktur Political and Public Policy Studies, Jerry Massie/Rmol

IDTODAY.CO – Direktur Political and Public Policy Studies, Jerry Massie mengatakan bahwa DPR saat ini tidak segarang dulu. Dulu, partai oposisi cukup berpengaruh, hari ini itu tidak terlihat.

“Oposisi seakan mandul. Jadi harus ada organisasi atau lembaga yang mampu menyeruakan aspirasi rakyat,” katanya sebagaimana dikutip dari RMOL, Senin (3/8).

Terkait hal tersebut, Jerry Massie mengapresiasi terbentuknya Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI). Dia berpendapat kehadiran KAMI sangat baik dalam demokrasi dan memang sengaja dihadirkan untuk menyalakan kelompok marjinal.

Baca Juga:  Ahok Dihadang Massa Saat Kunjungan ke Anak Usaha Pertamina Gas

“Selagi tujuannya baik, why not? Ini ide bisa saya bilang good idea and good think,” urai Jerry Massie.

KAMI merupakan wadah perkumpulan puluhan akademisi atau ahli di berbagai bidang yang prihatin dan peduli melihat persoalan bangsa yang carut-marut mulai dari dampak ekonomi, sosial, politik, hukum dan lainnya.

“Jadi jangan negative thinking dulu, apa saja yang untuk goodness and progress (kebaikan dan kemajuan) tak masalah,” ucap Jerry Massie.

Baca Juga:  Soal Penyebab Penangkapan Aktivis KAMI, Refly: Padahal Twit Serupa Juga Banyak Di Medsos

Lebih lanjut, dia membandingkan kondisi oposisi saat Gerindra masih berada di dalamnya. menurutnya, kini oposisi suaranya sangat kecil dengan hanya menyisakan PKS ataupun Demokrat.

“Dan dengan terbentuknya KAMI ini semoga mampu memberikan pencerahan dan solusi bagi kepentingan bangsa. Tak ada persoalan jika ada kritikan untuk memperbaiki sistem di pemerintahan,” ucap Jerry Massie.

“Perlu adanya kelompok seperti ini sebagai penyeimbang. Kalau pemerintah sudah salah jalan ada yang mengingatkan. Saya lihat ini positif dalam alam demokrasi,” pungkasnya.[rmol/brz/nu]

Baca Juga:  Stafsus Milenial Jokowi Bela PLN, Wasekjen Demokrat: Bukan Membela, Lebih Baik Istana Telusuri Kebenarannya