Kecewa Penetapan Gibran Sebagai Cawalkot Solo, Rudy: Seolah-olah Tidak Ada Harga Dirinya

Kecewa Penetapan Gibran Sebagai Cawalkot Solo, Rudy: Seolah-olah Tidak Ada Harga Dirinya
Wali Kota, Solo FX Hadi Rudyatmo (Rudy), saat memberikan arahan kepada Satpol PP Solo, Selasa (29/1/2019). (Foto: TRIBUNSOLO.COM/IMAM SAPUTRO)

IDTODAY.CO – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Solo FX Hadi Rudyatmo mengaku kecewa terkait pencalonan Gibran rakabuming Raka dan teguh Prakosa dalam pilwalkot Solo. Pasalnya, keduanya bukan merupakan nama yang direkomendasikan oleh DPC PDIP Solo.

”Kalau ditanya kecewa atau tidak, ya kecewa. Kami kan sudah menjalankan aturan partai sesuai dengan PP nomor 24 tahun 2017,” ucap Rudy saat ditemui di Balai Kota Solo, sebagaimana dikutip dari Gatra.com, Kamis (23/7).

Bacaan Lainnya

Rudy merasa sudah tidak punya harga diri lagi pasca rekomendasi yang turun tidak sesuai dengan nama yang diinginkannya. ”Seolah-olah tidak ada harga dirinya. Sebab semua yang sudah kita rumuskan tidak ada nilainya karena yang diberi rekomendasi adalah Gibran-Teguh, padahal yang kami usulkan Purnomo-Teguh,” urainya.

Namun demikian, Rudy menegaskan bahwa semua keputusan sudah menjadi hak prerogatif dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang harus diperjuangkan oleh semua kader partai untuk melaksanakan dan memenangkan. ”Semua keputusan ada di ketua umum melalui rapat DPP,” urainya.

Sebagai informasi, Rudy telah mengajukan nama Achmad Purnomo dan Teguh Prakosa untuk mendapatkan rekomendasi dari DPP PDIP sebagai calon wali kota dan wakil wali kota. Namun ternyata rekomendasi dari partai berlambang kepala banteng ini turun untuk nama Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa.[gatra/brz/nu]

Pos terkait