Menag Persilakan Sekolah MI, MTS, dan Aliyah Belajar Tatap Muka

Fachrul Razi
Menteri Agama Fachrul Razi saat rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan pada Kamis, 7 November 2019. (Foto: Istimewa)

IDTODAY.CO – Menteri Agama (Menag) Facrul Rozi mempersilakan sekolah di bawah Kementerian Agama atau Madrasah setingkat Ibtidaiyah (MI), Tsanawiyyah (MTS) dan Aliyah untuk melakukan kegiatan belajar tatap muka.

Terkait hal itu, Menag mengaku pihaknya telah melakukan beberapa hari lalu dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Meski begitu, Menag meminta empat hal yang harus dipenuhi apabila madrasah ingin dibuka.

Bacaan Lainnya

“Dua hari lalu dengan Mendikbud sudah punya kesepakatan untuk sekolah madrasah dan umum yang akan buka, silahkan buka dengan memperhitungkan empat hal,” kata Menag Facrul di UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten di Serang, Kamis (6/8). Seperti dikutip dari detik.com (06/08/2020).

Empat hal yang diminta Menag tersebut yaitu lingkungan yang aman COVID-19, guru dan guru yang aman dan bebas terpapar virus dan pihak sekolah yang membentuk protokol kesehatan.

“Kalau itu dilakukan Insya Allah baik,” ujarnya.

Sejauh ini, Menag mengatakan bahwa pesantren-pesantren sudah dibuka. Presentasinya keterpaparan virus juga hanya hanya 0,00 sekian persen karena lingkungan yang aman, guru dan santri yang tak terpapar Corona.

Menag juga mengatakan bahwa pihaknya telah berbicara dengan Ketua Satuan Tugas Percepatan Peanganan COVID-19 Doni Monardo terkait  ada zonasi daerah merah, kuning dan hijau. Zonasi akan diusahakan seperti pemetaan di DKI Jakarta yang berbasis RT dan RW. Sehingga nanti tidak berdasarkan kabupaten atau kota.

Meski Menag mengizinkan, namun ia menyerahkan pembukaan belajar madrasah tatap muka diserahkan pada pihak sekolah. Termasuk harus diberikan izin oleh pemerintah daerah setempat.

“Iya diserahkan ke sekolah masing-masing kecuali di tempat-tempat yang tidak dibolehkan oleh Pemda,” pungkasnya.[detik/aks/nu]

Pos terkait