Menaker Minta Pekerja Migran Tidak Pulang Dulu ke Indonesia

  • Whatsapp
Menaker Ida Fauziyah
Menaker Ida Fauziyah (Tribun Manado)

Ribuan pekerja migran akan mudik ke Indonesia. Kedatangan mereka secara bergelombang salah satunya via Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

Terkait kepulangan pekerja migran ini, Menaker Ida Fauziyah meminta agar mereka tak pulang dahulu ke Tanah Air pada masa pandemi COVID-19.

Bacaan Lainnya
Baca Juga:  Kartu Prakerja Dan Proyek Di Tengah Bencana, Mantan Menpora: Memalukan!

Kalaupun terpaksa pulang, para PMI diwajibkan memenuhi standar protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

“Untuk memutus rantai penyebaran COVID-19, kita imbau PMI untuk menunda kepulangannya sampai wabah corona dapat teratasi. Kepulangan PMI dapat dilakukan bagi PMI yang habis masa kontrak kerjanya, PMI yang habis masa visa kerjanya, dan/atau PMI yang dideportasi,” kata Menaker Ida di Jakarta pada Minggu (10/5).

Baca Juga:  Soal Pelajar Ikut Demo Omnibus Law, KPAI: Bosan Pembelajaran Jarak Jauh

Hal tersebut diungkapkan Menaker Ida saat menjadi narasumber Diskusi Online yang digelar AKU Indonesia bertema “Kebijakan Penempatan dan Pelindungan PMI pada masa Pandemi COVID-19 dan penerapa UU Nomor 18/Tahun 2017 melalui video conference, di Jakarta.

Ida mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan perwakilan RI di negara penempatan dan Atase Ketenagakerjaan untuk memastikan pelindungan bagi PMI yang bekerja di luar negeri.

Baca Juga:  Deddy Corbuzier Resah: WNA Masih Masuk Indonesia Tapi Kita Disuruh di Rumah aja

Langkah-langkah lain yang dilakukan yakni berkomunikasi dengan pengguna/user (majikan) maupun agen penempatan, agar pekerja migran yang telah habis masa kontrak kerja dapat terus dibantu/fasilitasi untuk tetap tinggal di negara penempatan.

“Kami juga berkoordinasi agar PMI (pekerja migran Indonesia) yang tidak bekerja sebagai akibat kebijakan physical distancing, agar gajinya tetap dibayar dengan mengacu pada aturan yang ditetapkan oleh negara penempatan, ” katanya.

Baca Juga:  Menlu Retno Ketahuan Bohong, Orang Tua ABK WNI Tak Pernah Tau Anaknya Dilarung ke Laut

Jauhi Keramaian

Selama masa pandemi virus corona, Menaker Ida juga mengimbau seluruh PMI di negara tujuan penempatan agar tidak keluar dari tempat tinggal, kecuali dalam keadaan mendesak dengan tetap menggunakan masker, serta menjauhi pusat keramaian.

“Kami koordinasi secara teknis dengan labour department negara tujuan penempatan untuk memberikan imbauan kepada para pemberi kerja, agar PMI menjauhi pusat keramaian dan menggunakan masker apabila akan keluar dari tempat tinggal,” ujarnya.

Baca Juga:  Iuran BPJS Kesehatan Naik-Turun, Warganet Merasa Kena Prank Jokowi

Upaya preventif lainnya, lanjut Menaker, membentuk tim pelaksanaan piket dalam rangka memonitor dan menjawab secara aktif hotline layanan pelindungan WNI, termasuk PMI terkait Covid-19, serta menyampaikan update informasi tentang kondisi PMI di negara penempatan.

Sumber: kumparan

Pos terkait

Tulis Komentar Anda di Sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.