Menggila, TPNPB-OPM Ancam Sasar Orang Jawa di Papua

  • Bagikan
Menggila, TPNPB-OPM Ancam Sasar Orang Jawa di Papua
Pasukan Organisasi Papua Merdeka (OPM). TEMPO/Jerry Omona

IDTODAY.CO – Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) sedang mengkampanyekan dan menuntut hak merdeka dan hak penentuan nasib sendiri untuk bangsa-bangsa yang terjajah. Tuntunan tersebut mereka sampaikan dengan meminta intervensi militer dari Pasukan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Demikian juga, mereka mencari dukungan moril dan materiil dari Uni Eropa, Afrika-Karibia-Negara-negara Pasifik, dan semua anggota PBB seperti yang diadvokasi dalam Resolusi 2625 (XXV) PBB.

Baca Juga:  Diisukan Positif Corona, Pihak Kementrian Sebut Menkes Terawan Sehat

Bahkan, OPM mengancam akan melakukan kampanye yang menyasar anggota militer dan orang-orang Jawa di Papua apabila tuntutan mereka tidak mendapatkan respon dari PBB dan komunitas internasional.

Ancaman tersebut mereka sampaikan sebagai bentuk respons atas cap teroris kepada kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang dilakukan pemerintah.

Baca Juga: Kisah Penjual Teh Tarik Dengan Sabar Merawat Istrinya yang Sakit Menahun: Aku Cuma Punya Kesetiaan

Baca Juga:  Nadiem Soroti Banyaknya Tugas Yang Diberikan Guru Selama Corona

Amatus Akouboo Douw, Dewan Diplomatik TPNPB-OPM yang berbasis di Australia menyampaikan pernyataan tersebut yang kemudian diteruskan oleh Jubir TPNPB-OPM Sebby Sambom, Ahad, 2 Mei 2021.

“Jika Indonesia melanjutkan teror dan genosida terhadap penduduk sipil Papua Barat (seperti yang telah terjadi hampir 60 tahun) dan komunitas internasional tidak ikut campur, TPNPB-OPM akan mengumumkan kampanye untuk memusnahkan tidak hanya anggota militer ilegal yang menduduki Papua, tetapi juga orang Jawa ilegal dan pemukim lainnya yang mencuri tanah adat dan sumber daya orang Papua Barat,” demikian keterangannya sebagaimana dikutip dari Tempo.co (2/5/21).

Baca Juga:  Fadli Zon Sebut Kepolisian Diskriminasi Unjuk Rasa Buruh

Sebby mengatakan, justru TNI/Polri yang melakukan teror, intimidasi, dan genosida di Papua selama 59 tahun. Bahkan, mereka mengancam akan melapor ke PBB dan mendeklarasikan kampanye global bahwa Indonesia adalah negara teroris apabila pemerintah benar-benar membuat Perpres atau Undang-undang terkait label teroris bagi OPM.

Baca Juga: Gus Miftah Sentil Netizen: Luar Biasa, Dakwah Zaman Sekarang Suka Mengkafirkan!

  • Bagikan