Minta Rakyat Berdamai Dengan Corona, Pengamat: Presiden Jokowi Menjerumuskan Rakyat

Beda Jokowi Perlakukan Wafatnya Artis Dan Purnawirawan, Aktivis: Negarawan Sejati
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar konferensi pers terkait unjuk rasa di Kantor Bawaslu yang sempat berujung kisruh. (Foto: Jpnn/JPG)

IDTODAY.CO – Pengamat politik Muslim Arbi menilai permintaan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk berdamai dengan virus corona baru (Covid) sama saja menjerumuskan rakyat.

“Kalau diminta berdamai dengan virus corona, sama saja Presiden Jokowi menjerumuskan rakyat,” kata Muslim Arbi sebagaimana dikutip dari Suaranasional.com (9/5/2020).

Bacaan Lainnya

Muslim Arbi menilai Presiden Jokowi tidak konsisten dalam pernyataannya terkait Corona. Sebelumnya presiden Jokowi mengumumkan “perang” melawan Corona saat pertemuan dengan anggota anggota G20.

“Jokowi pernah dinilai berperang terhadap virus corona. Ini menunjukkan ketidakkonsistenan presiden Jokowi dalam menghadapi corona, ” tegasnya.

“Kekebalan Kawanan itu bisa dianggap pembunuhan massal. Meski ada yang menganggap kekebalan kawanan bisa membuat kelompok masyarakat kebal terhadap virus, tetapi harus ada korban yang cukup banyak, ” lanjut Muslim.

Ia mengatakan presiden Jokowi terlihat pesimistis dalam mengatasi corona. hal itu tercermin dari pernyataannya untuk berdamai dengan Corona.

“Jokowi terlihat pesimis dalam mengatasi corona di Indonesia” tegas Muslim.[Brz]

Pos terkait