Naikkan Iuran BPJS Saat Corona, Demokrat: Jokowi Menghilangkan Hak Konstitusi Rakyat

  • Whatsapp
Naikkan Iuran BPJS Saat Corona, Demokrat: Jokowi Menghilangkan Hak Konstitusi Rakyat
Anggota Komisi V DPR Irwan Fecho. Foto M Fathra Nazrul Islam/JPNN

IDTODAY.CO – Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Irwan mengatakan kebijakan presiden Jokowi menaikkan iuran BPJS Kesehatan disaat darurat Corona merupakan bentuk pengambilan hak konstitusional rakyat.

“Rakyat jadi ambyar, kalau sikap pemerintah begini,” tegas Irwan sebagaimana dikutip dari Rmol.id (14/5/2020).

Bacaan Lainnya
Baca Juga:  Relawan Siaga yang Didirikan Sandiaga CS Bagi-Bagi Beras ke Masyarakat Terdampak Corona

Anggota DPR RI Fraksi Demokrat ini kemudian menjelaskan maksud dari pengabaian hak konstitusional. Menurutnya, dalam keadaan krisis seperti ini, rakyat bisa tidak mampu membayar premi sehingga jaminan kesehatan terabaikan.

“Ini sama saja sedang menghilangkan hak kontitusi rakyat,” sergah Irwan.

Politisi akrab disapa Irwan Fecho tersebut mengatakan, di tengah ketidakmampuan pemerintah menangani Covid-19, Presiden Jokowi justru semakin menambah kesusahan rakyat kecil dengan menaikkan iuran BPJS.

Baca Juga:  Din Syamsuddin: Perppu Corona Patut Dicurigai Sebagai Kediktatoran yang Bersembunyi Di Balik Konstitusi

“Pemerintah gagal memberikan layanan kesehatan bagi rakyat Indonesia,” lanjutnya.

Irwan juga menyoroti pengesahan Perppu 1/2020, RUU Minerba, dan Perpres kenaikan iuran BPJS. menurutnya langkah tersebut termasuk kontra produktif dan hanya merupakan upaya penyelamatan kekuasaan belaka.

“Ini makin membuktikan pemerintah hanya memikirkan keselamatan kekuasaan semata dibanding keselamatan rakyat,” pungkasnya.[Brz]

Pos terkait

Tulis Komentar Anda di Sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.