Natalius Pigai Sebut Ada Black Hole Di Pusat Kekuasaan

Kasus Corona Indonesia Salip Cina, Pigai: Terbengkalai, Jokowi Sibuk Urus Politik Kekuasaan Anak, Mantu dan Ipar
Mantan Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai. (Foto: Tribunnews.com/ Theresia Felisiani)

IDTODAY.CO – Mantan Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai kembali melontarkan kritik keras terhadap kebijakan presiden Jokowi terkait naiknya lagi iuran BPJS kesehatan ditengah pandemic Corona.

Kata Pigai, pemerintahan presiden Jokowi tidak lagi seutuhnya diperuntukkan untuk rakyat Indonesia. Menurutnya, kekuasaan Jokowi telah banyak direcoki kepentingan orang-orang yang tak bertanggung jawab.

Bacaan Lainnya

 “Ada Black Hole di pusat kekuasaan” demikian perumpamaan Pigai dalam cuitannya di akun Twitter-nya @NataliusPigai2.

Komentar tersebut dilontarkan Natalius Pigai dalam rangka menanggapi berita dari CNN Indonesia berjudul “BPJS Naik, Walkot Solo Anggap Jokowi Sengsarakan Rakyat”

Menurutnya kenaikan tersebut menjadi bukti jelas bahwa kepemimpinan presiden Jokowi bukan untuk kesejahteraan rakyat.

“Sudah jelas tahta Jokowi bukan untuk rakyat,” lanjut Natalius Pigai

Bahkan, Putra Papua itu menilai presiden Jokowi akan mendapatkan stigma negatif dari seluruh rakyat Indonesia kecuali dari orang-orang yang tak punya hati.

“Hanya orang yang tidak punya hati saja yang bisa katakan Jokowi untuk orang miskin & rakyat kecil,” tegasnya.[Brz]

Pos terkait