PDIP Tanggapi Soal Siswa SMP di Jakbar Tak Ikut UTS karena Tak Punya HP: Padahal Pemprov Punya Program KJP

  • Whatsapp
PDIP Tanggapi Soal Siswa SMP di Jakbar Tak Ikut UTS karena Tak Punya HP: Padahal Pemprov Punya Program KJP
Ilustrasi penggunaan smartphone.(Foto: Ilustrasi canva/tribunkaltim)

IDTODAY.CO – Seorang siswa bernama Aditya Akbar tidak bisa mengikuti ujian sekolah lantaran tak memiliki HP. Ia merupakan siswa SMPN 286 di Jakarta Barat.

Menyikapi hal itu, Ketua Fraksi DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono mengatakan kondisi seperti ini sangat memprihatinkan.

Bacaan Lainnya
Baca Juga:  Kehidupan Pasti Berubah, Jokowi: Harus Bersiap Hidup New Normal

“Saya merasa prihatin juga mas, pihak sekolah sudah mendatangi rumah siswa tersebut, namun tidak ada tindak lanjutnya, sehingga sampai pada saatnya UTS siswa dimaksud tidak dapat mengikuti ujian,” kata Gembong saat dihubungi, Selasa ( 27/10). Seperti dikutip dari detik.com (28/10/2020).

Kondisi seperti ini, menurut Gembong, memprihatinkan mengingat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memiliki program kartu jakarta pintar (KJP). Namun tetap saja siswa tidak terfasilitasi.

Baca Juga:  Presiden Jokowi Lantik 12 Dubes LBBP di Istana Negara, Ini Daftarnya

“Padahal pemprov memiliki program bantuan untuk siswa yang kurang mampu, melalui program KJP, kenapa pihak sekolah tidak memfasilitasi siswa tersebut?,” ucap Gembong.

Menurut Gembong, Ini juga menjadi tanggungjawab dinas pendidikan. Dia pun meminta agar Pemprov menyelesaikan persoalan ini.

“Ini tanggungjawab dinas pendidikan, Ini akibat tidak pedulinya pihak sekolah, sehingga merugikan siswa yang kurang mampu, padahal pemprov harus memberi kesempatan yang sama kepada siswa dari kalangan yang kurang mampu. Kami berharap Pemprov segera turun tangan,” ujarnya.

Baca Juga:  Ketat, Hanya ASN ini yang Bisa Liburan ke Luar Daerah Saat Libur Panjang

Walaupun begitu, ia mengapresiasi langkah cepat Wali Kota Jakarta Barat. Dia berharap ini segera ada tindak lanjutnya.

“Bagus Wali Kota sudah merespons, mudah-mudahan ditindaklanjuti, sehingga dapat memperlancar kegiatan pendidikan anak tersebut,” imbuhnya.[detik/aks/nu]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.