Pemerintah Tidak Boleh Larut Dalam Euforia Penangkapan Djoko Tjandra

Pemerintah Tidak Boleh Larut Dalam Euforia Penangkapan Djoko Tjandra
Sekretaris Jenderal Demokrat, Hinca Panjaitan di DPP Demokrat, Jakarta Pusat, Jumat (13/3/2020). (Foto: Tribunnews.com/ Seno Tri Sulistiyono)

IDTODAY.CO – Politisi Partai Demokrat Hinca Pandjaitan menjuluki Joko Tjandra dengan sebutan Joker atas aksinya “mengelabuhi” petugas dari berbagai instansi dalam pelarian dirinya.

Namun demikian, dia meminta pemerintah untuk tidak terlalu lama larut dalam euforia keberhasilan menangkap buronan kasus Cessie Bank Bali tersebut.

Bacaan Lainnya

“Djoko Tjandra itu saya sebut Joker. Ia bukan pembuka permainan. Ia hanya ikuti arus saja. Ia dipakai kala sang pemain utama terdesak. Sebab Joker bisa menjadi apa saja. Tapi sekali lagi, Joker bukan penggerak. Tapi Joker adalah penentu,” tulis Hinca seperti yang dikutip Suara.com, Jumat (31/7/2020).

Mantan Komisi III DPR RI ini  kemudian menduga penangkapan Djoko Tjandra memang sengaja dilakukan untuk mengganti dirinya dengan mengganti tangan lain yang lebih bisa menguntungkan.

“Sekarang kartu Joker sudah habis. Momen tepat untuk mencari tangan-tangan lain,” urai Hinca.

Lebih lanjut Mama Hinca Panjaitan meminta pemerintah untuk segera menanggapi beberapa “pertanyaan tersisa” yang mendesak untuk memperoleh jawaban.

“Mampukah kita menuntaskan sisa permainan ini? Oleh karena itu penangkapan ini jangan terlalu lama dirayakan, sebab masih banyak yang menjadi pertanyaan. Sekian,” Sambung Hinca.[suara/brz/nu]

Pos terkait