Pendekar Banten Minta Maaf dan Siap Sambut Kedatangan Habib Rizieq

Pendekar Banten
Laskar Pendekar Banten Sejati (Lapbas) menyampaikan klarifikasi terkait aksi deklarasi penolakan Habib Rizieq Shihab. (Foto: Bidik layar video)

IDTODAY.CO – Sebuah video viral berisi klarifikasi terkait aksi deklarasi penolakan Habib Rizieq Shihab di Banten. Video yang diklaim sebagai sekelompok pria dari ormas Laskar Pendekar Banten Sejati (Lapbas).

 Dalam video tersebut, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lapbas menyampaikan klarifikasinya serta menyampaikan permintaan maaf atas aksi penolakan kedatangan Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq tersebut.

Bacaan Lainnya

“Saya atas nama pribadi, Haji Sunjana selaku Sekjen DPP Lapbas dan disamping kanan saya Ketua DPD Lapbas Provinsi Banten Bapak Agus dan disamping kiri saya Sekjen DPD Lapbas Banten Bapak Amar mengucapkan permohonan maaf kepada Habib Rizieq dan para ulama, para kiyai yang ada di Provinsi Banten, umumnya di Indonesia,” ucap pria dalam video berdurasi 1 menit 27 detik itu, sebagaimana dikutip dari Suara.com (21/11/2020).

Bahkan dalam video itu, pria yang mengaku Ketua DPP Lapbas, H Sunjana mengaku jika pihaknya tidak mengetahui terkait aksi deklarasi penolakan kedatangan Habib Rizieq Shihab ke wilayah Provinsi Banten.

“Sekaligus kami memberitahukan bahwa aksi yang tadi dilakukan, kami tidak tahu sama sekali,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Pria tersebut mengatakan siap menyambut kedatangan dan bersinergi dengan FPI.

“Kami akan bersinergi dengan rombongan Habib Rizieq untuk kedatangan di wilayaj Banten. Dan kami siap membela para ulama dan para habib yang ada di wilayah Banten, termasuk Habib Rizieq untuk hadir di Banten. Kami akan sambut dengan gembira, dengan catatan sesuai protokol kesehatan dan jaga kondusifitas Banten,” urainya.

Diberitakan sebelumnya, Laskar Pendekar Banten Sejati (Lapbas) dan Peguron Jalak Banten bersama Organisasi sayap NU, Anshor dan Banser melakukan aksi demonstrasi penolakan Habib Rizieq Shihab datang ke Banten. Mereka berdemo di Alun-alun Barat Kota Serangm Jumat (20/11/2020).

Perwakilan massa aksi, Siti Komariha mengatakan aksi deklarasi yang dilakukan pihaknya merupakan bentuk penolakan terkait rencana kedatangan Habib Rizieq Shihab di Banten.

Menurutnya, aksi penolakan tersebut dilakukan karena kedatangan Habib Rizieq hanya  akan membuat keresahan bagi masyarakat Banten.

“Kami dari Banten bersiap menolak Rizieq Shihab yang telah membuat resah di wilayah Banten. Kami tidak ingin dengar ujaran kebencian terhadap ulama, TNI, Polri dan pemerintah,” ungkap Siti.

Lebih lanjut,, Siti mengaku ikut bertanggung jawab terkait kesatuan dan persatuan Indonesia, khususnya untuk wilayah Banten.

“Kami merasa bertanggungjawab menjaga kesatuan dan persatuan Indonesia,” pungkasnya.[suara/brz/nu]

Pos terkait