Pilot Setiawan Penjemput APD dan Alkes Corona Covid-19 dari China Meninggal Dunia, Ini Klarifikasi Dispen AU

Pilot Setiawan Penjemput APD Corona Covid-19 dari China Meninggal Dunia
(Foto: Liputan6.com/ Yandhi Deslatama)

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI Fajar Adriyanto membenarkan bahwa Kadispers Lanud Halim Perdanakusuma Kol Pnb Setiawan meninggal dunia.

Setiawan diketahui sebagai salah satu pilot yang menjemput alat pelindung diri (APD) dan alat kesehatan dari China ke Indonesia.

Bacaan Lainnya

“Iya betul beliau meninggal tadi pagi,” kata Fajar ketika dikonfirmasi di Jakarta, Senin (30/3/2020).

Terkait kabar yang menyebut kalau Setiawan meninggal karena Covid-19 alias virus Corona, Fajar enggan menjelaskan lebih dalam. Dia hanya mengatakan, sebelum meninggal dunia, Setiawan sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit TNI AU (RSAU) Esnawan Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

“Penyebab detailnya bisa ditanyakan ke RS Esnawan Halim Perdanakusuma. Saya tidak tahu,” ujarnya.

Kol Pnb Setiawan merupakan pilot pesawat angkut dan lulusan AAU 1998 dengan jabatan terakhir ssbagai Kadispers Lanud Halim Perdanakusuma.

Klarifikasi Dispen AU

Kepala Sub Dinas Penerangan Umum (Dispen) AU, Kolonel (Sus) Muhammad Yuris meluruskan informasi yang menyebut bahwa Kol Pnb Setiawan merupakan pilot pesawat yang membawa alat kesehatan dan APD dari China.

Berikut isi klarifikasi tersebut:

Beredar tulisan di beberapa sosmed dan media online… Yang memberitakan bahwa Almarhum Kol. Pnb Setiawan yang meninggal itu adalah salah satu awak pesawat yang mengambil bantuan APD dari Cina.

Berita ini TIDAK BENAR

Alm adalah Kadispers dan punya rating Penerbang Skadron 2 Halim P sedangkan yang ke Shanghai adalah pesawat C130 Hercules Skadron 32 ABD S Malang

** Catatan: judul dan isi artikel ini telah diedit karena terjadi kesalahan informasi yang menyebut Kolonel Penerbang Setiawan sebagai pilot pesawat yang mengangkut alat kesehatan dan APD dari China. Redaksi Liputan6.com meminta maaf atas kekeliruan yang merugikan pihak terkait.

Sumber: liputan6.com

Pos terkait