PKS: Jangan Rusak Sila Pertama Dengan Tafsir Sekuler!

Presiden PKS Sohibul Iman/Net (Foto: Rmol.id)
Presiden PKS Sohibul Iman/Net (Foto: Rmol.id)

IDTODAY.CO – Presiden PKS Sohibul Iman mengecam keras agenda terselubung untuk membangkitkan kembali perdebatan terkait Pancasila sebagai dasar negara.

Menurutnya, mengetahui sejarah konsensus dasar bernegara sebagaimana dicontohkan oleh para pendiri bangsa sangat penting untuk dipelajari. Namun demikian hal tersebut tidak dapat ditunggangi untuk melakukan perdebatan ulang terkait kesepakatan yang sudah final tersebut.

“Lebih baik membekali diri untuk miliki kesadaran logis, kesadaran etis, dan kesadaran yuridis agar siap dialog, mawas diri, dan taat hukum,” tegas Sohibul dalam akun Twitter pribadinya, sebagaimana dikutip dari Rmol.id (21/6).

Baca Juga:  Ungkap Rencana Penahanan 2 Kepala Daerah, ICW Kritik Ketua KPK

Sohibul Iman mengatakan,  ada sebuah fenomena yang terjadi di masyarakat, di mana mereka kini lebih spritual atau agamis. Fenomena global dan bersihkan secara politis di Indonesia.

Terlebih kaitanya dengan usulan RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) yang mendapatkan atensi negatif dari sejumlah kalangan karena bisa merubah sila pertama.

“Jangan sampai menyalahkan tafsir sila Ketuhanan Yang Maha Esa, lalu utak atik mengubahnya dengan tafsir Ketuhanan yang lain yang lebih sekuler. Ini bahaya,” urainya.

Baca Juga:  Menag Malaysia Positif Corona, Fachrul Razi Doakan Agar Segera Sembuh dan Bisa Beraktivitas Kembali

“Kita tidak ingin roda sejarah bangsa ini ber-putar-putar pada perdebatan itu-itu saja (reinvent the wheel). Kita harus terus ukir sejarah baru. Terus maju,” kata Sohibul Iman.[Brz]